Politikus Ferdinand Hutahaean mengatakan, penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono seharusnya melaporkan Anies Baswedan atas dugaan korupsi ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Ferdinand menyebut, Anies diduga melakukan tindakan korupsi dengan melakukan mark up pada tiga proyek yaitu penyelenggaraan Formula E, pembuatan jalur sepeda, dan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
"Kalau saya jadi Pj Gubernur, maka akan saya laporkan DUGAAN MARK UP dan DUGAAN KORUPSI atas beberapa proyek di Jakarta diantaranya, Formula E, Pembuatan Jalur Sepeda dan Stadion JIS. Kental sekali aroma busuk dalam proyek ini," kata Ferdinand di akun Twitternya, dikutip Liberte Suara, Senin (31/7/2023).
Untuk diketahui, Heru Budi mengatakan akan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit proyek JIS. Nantinya BPKP akan membantu Inspektorat yang juga sedang melakukan pemeriksaan.
"Iya, nanti biar inspektorat, sama kami minta BPKP. Nanti melalui inspektorat (melibatkan BPKP)," ujar Heru, Selasa (25/7/2023) dikutip dari Suara.
Sementara itu, BPKP mengaku belum menerima permintaan untuk mengaudit proyek JIS. Karena itu, pihaknya tak melakukan audit terhadap stadion kapasitas 82 ribu penonton tersebut.
Juru bicara BPKP Azwad Zamroodin mengatakan, meski tak menerima permintaan dari Heru Budi, ia menduga bisa saja permohonan itu disampaikan ke BPKP DKI.
"Belum ada permohonan kalau di BPKP Pusat. Coba tanyakan ke perwakilan (BPKP) DKI. Mungkin ke sana karena selevelnya kan wilayah kerja," kata Azwad, Kamis (27/7/2023).
Terpisah, Kepala Bagian Umum Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, Yudhi Adriansyah juga mengaku belum menerima permohonan untuk mengaudit JIS.
Baca Juga: Waduh?! Megawati Bilang Begini Soal Pengumuman Cawapres Ganjar Pranowo, Ade Armando Bereaksi...
"Iya. Jadi sampai siang ini belum ada permintaan," kata Yudhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ajax Tempel Ketat Zona Liga Champions Setelah Maarten Paes Catat Clean Sheet Sempurna
-
Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
-
Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?
-
Drama Perfect Crown Debut dengan Rating Tertinggi ke-3 dalam Sejarah MBC
-
Terpopuler: HP Samsung Kamera Bagus, Tren PayLater Meningkat
-
33 Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026, Bonus Event Songkran dan Hadiah Sandy Walsh
-
Terpopuler: Shio Paling Hoki 12 April 2026, Top 7 Sepatu Lokal Senyaman Nike dan ASICS
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata