Pentolan Bonek, Andie Peci kembali memberikan kritikan meohok terkait dengan manuver dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Ini terkait dengan pelarangan suporter saat bertamu menuju kandang lawan dalam Liga 1.
Menurut penggemar sepak bola ini, tak ada efek berarti yang diciptakan oleh larangan tersebut. Malah sebaliknya ia membuat pembenahan sikap dari supporter menjadi sulit untuk dilakukan di Indonesia.
"Pelarangan suporter away demi transisi perbaikan sepak bola Indonesia hanyalah omong kosong," cuitnya seperti yang dilansir dari @AndiePeci pada Selasa (1/8).
Ia mengatakan bahwa tujuan kebijakan tersebut diciptakan demi perbaikan ekosistem sepak bola tanah air hanya omong kosong belaka, bahkan terkesan politis.
Andie mengatakan, selama ini induk sepak bola tanah air tak memiliki andil besar dalam mendinginkan maupun menghilangkan rivalitas suporter tim sepak bola di Indonesia.
"Memang pernah punya andil apa PSSI dlm mendinginkan hubungan antar suporter? Nol besar," tuturnya.
Sementara itu, Ketua PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa keputusan untuk melarang pendukung lawan melakukan away day disesuaikan dengan surat FIFA terkait transformasi sepak bola Indonesia dan tahun politik.
"Saya sangat mengapresiasi inisiasi baik kerja sama para suporter. Ketika saya terpilih sebagai Ketua PSSI, satu di antaranya memastikan suporter pulang ke rumah dengan selamat," ujar Erick Thohir.
"FIFA dalam surat ke Presiden Jokowi menyampaikan bahwa transformasi sepak bola tidak mungkin terjadi tanpa transformasi suporter. Dari PT LIB, memberikan kepada kami hasil urun rembuk dengan kepolisian," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali