/
Rabu, 02 Agustus 2023 | 10:47 WIB
prabowo erick thohir prabowo subianto (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menteri BUMN Erick Thohir muncul sebagai salah satu calon wakil presiden (cawapres) yang berpotensi mendampingi calon presiden (capres) dari Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Namun, pengamat politik Burhanudin Muhtadi menilai Erick Thohir bakal sulit mendapatkan tiket cawapres dari Prabowo lantaran Ketua Umum PSSI itu bukan satu-satunya kandidat.

Terlebih, kata Burhanudin, Erick Thohir bukan kader partai politik manapun hanya saja ia di-endorse oleh Partai Amanat Nasional (PAN) pemegang presidential threshold 20%.

"Erick Thohir sulit untuk mendapatkan tiket sebagai cawapres Prabowo Subianto, apalagi Erick Thohir bukan orang partai," katanya dalam pernyataan, dikutip Liberte Suara, Rabu (2/8/2023).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia melihat masih ada nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sebagai pesaing kuat Erick Thohir yang ingin duduk di kursi cawapres.

"Muhaimin Iskandar sendiri adalah Ketua Umum PKB yang sangat berkeinginan menjadi cawapres Pak Prabowo," tuturnya.

Kesulitan Erick Thohir menjadi pendamping Prabowo makin terlihat ketika Burhanudin menengok Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang digawangi oleh PKB dan Gerindra.

Burhanudin meyakini Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, diberi prioritas menjadi cawapres Prabowo lantaran PKB dan Gerindra sudah memiliki kontrak politik.

"Jadi kalau melihat dari skema Koalisi Indonesia Raya sepertinya prioritas akan diberikan kepada Cak Imin," ungkapnya.

Baca Juga: Sindir Soal Pengorbanan Ayah, Arya Saloka Tak Diizinkan Putri Anne untuk Bertemu Anaknya?

Lebih lanjut Burhanudin menduga, peluang Erick Thohir masih terbuka karena keputusan Cak Imin dan Prabowo belum diumumkan.

"Tetapi semua bisa berubah jika Cak Imin menyetujui nama lain di luar dirinya," pungkas Burhanudin.

Load More