Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru inimeminta China menyusun detail desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Namun manuver ini mendapatkan kritikan pedas dari berbagai elemen masyarakat hingga tokoh dari Indonesia.
Meski tujuannya demi meniru kesuksesan negara tersebut dalam membangun kota baru, masyarakat takut hal ini malah dimanfaatkan oleh Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Bagaimana tidak, ada ketakutan jika ibu kota negara akan dengan mudah dipreteli oleh negara tersebut karena merekalah yang mendesain proyek tersebut. Bahkan ada yang menyebut tempat itu sudah menjadi milik dari China.
Ekonom Senior, Rizal Ramli misalnya yang mengatakan bahwa permintaan presiden adalah blunder yang sangat besar dari Indonesia.
"Inilah bukti yang nyata, bahwa wilayah tersebut memang sdh diserahkan pada Tiongkok," ungkapnya seperti yang dilansir dari akun pribadinya @RamliRizal, Rabu (2/8).
Ia bahkan menyebut bahwa dengan hal ini, detil pembangun akan diatur oleh salah satu negara superpower dunia tersebut hingga satu abad lamanya.
"Mereka lah yang menentukan detail designnya supaya sesuai dengan keinginannya,paling tidak untuk 120 tahun ke depan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M