Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru inimeminta China menyusun detail desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Namun manuver ini mendapatkan kritikan pedas dari berbagai elemen masyarakat hingga tokoh dari Indonesia.
Meski tujuannya demi meniru kesuksesan negara tersebut dalam membangun kota baru, masyarakat takut hal ini malah dimanfaatkan oleh Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Bagaimana tidak, ada ketakutan jika ibu kota negara akan dengan mudah dipreteli oleh negara tersebut karena merekalah yang mendesain proyek tersebut. Bahkan ada yang menyebut tempat itu sudah menjadi milik dari China.
Ekonom Senior, Rizal Ramli misalnya yang mengatakan bahwa permintaan presiden adalah blunder yang sangat besar dari Indonesia.
"Inilah bukti yang nyata, bahwa wilayah tersebut memang sdh diserahkan pada Tiongkok," ungkapnya seperti yang dilansir dari akun pribadinya @RamliRizal, Rabu (2/8).
Ia bahkan menyebut bahwa dengan hal ini, detil pembangun akan diatur oleh salah satu negara superpower dunia tersebut hingga satu abad lamanya.
"Mereka lah yang menentukan detail designnya supaya sesuai dengan keinginannya,paling tidak untuk 120 tahun ke depan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena