Kesetaraan gender merupakan isu yang sampai saat ini masih menjadi perhatian bagi banyak negara di dunia. Isu tersebut bahkan termuat dalam Sustainable Development Goals (SDG's) tujuan kelima yakni "gender equality".
Dalam konteks pekerjaan layak, kesempatan kerja harus terbuka secara luas baik bagi laki-laki maupun perempuan, meskipun sampai saat ini masih terdapat tendensi laki-laki dan perempuan untuk bekerja pada jenis pekerjaan tertentu.
Dikutip dari data Badan Pusat Statistik (BPS), hasil Sakernas Agustus 2022 menunjukkan bahwa penduduk perempuan usia 15 tahun ke atas yang bekerja sebanyak 52,74 juta orang. Jumlah ini naik 0,95 juta orang dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai 51,79 juta orang.
Dalam satu kategori pekerjaan yaitu tenaga usaha jasa, pekerja perempuan memiliki porsi sebesar 56,93 persen di tahun 2022, dengan kenaikan 0,37 persen dari tahun 2021 sebesar 56,56 persen. Artinya, pekerja laki-laki pada kategori tenaga usaha jasa hanya 43,07 persen di tahun 2022.
Posisi selanjutnya yang menunjukkan lebih tingginya proporsi pekerja perempuan daripada laki-laki pada tahun 2022, yaitu mereka yang bekerja sebagai tenaga profesional, teknisi, dan tenaga lain yang sejenis sebesar 56,04 persen, serta pada jenis pekerjaan tenaga usaha penjualan senilai 54,71 persen.
Masih berdasar pada data Sakernas 2022, pekerja perempuan paling banyak bekerja sebagai tenaga usaha penjualan yaitu sebesar 28,44 persen dari seluruh pekerja perempuan. Angka tersebut turun sebesar 0,16 persen poin jika dibandingkan dengan tahun 2021.
Sementara untuk jenis pekerjaan lainnya, proporsi pekerja wanita lebih rendah daripada laki-laki.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa
-
Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya