Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengungkap sejumlah keanehan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang dipimpin oleh Panji Gumilang.
Mulanya, Fahri menilai ketidaklaziman itu terlihat pada bangunan pesantren yang megah tetapi tidak dengan para santri dan guru yang memiliki wajah yang tidak tersenyum.
Melalui cuitan di akun Twitternya, Fahri ketika melakukan kunjungan ke Al Zaytun mengamati hanya Panji Gumilang yang mampu melempar senyum secara jelas.
"Sejak awal melihat Al Zaytun, sy sudah melihat keganjilan bangunan megah dengan santri dan guru yg tegang wajahnya. Hanya Syaikh Panji Gumilang yang tersenyum. Para pejabat dan aparat datang lalu lalang memuji berdecak kagum," cuitnya, di akun Twitternya, @Fahrihamzah, dikutip Liberte Suara, Jumat (4/8/2023).
Meski begitu, Fahri menuturkan, mendiang Menteri Koperasi Adi Sasono mengaku kagum dengan Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang dengan alasan karya anak bangsa.
"Salah satu yang kagum adalah almarhum Adi Sasono, guru dan mentor saya, menteri koperasi zaman pak Habibie. Beliau memang pengagum karya murni anak negeri, ia kagum dengan presentasi Panji tentang metode pembiayaan Santri dengan menanam Sebatang pohon jati," ungkapnya.
Panji, tutur politikus Partai Gelora itu mampu mempresentasikan sejumlah program yang akan ia jalankan di Al Zaytun. Salah satunya yang terkenal adalah mengenai "sebatang pohon jati".
"Kata Panji, Sebatang pohon jati bisa mengantarkan seorang anak bersekolah pada setiap jenjang. Sehingga beberapa pohon jati bisa mengantarkan seorang anak ber kuliah sampai Doktor di luar negeri," terangnya.
"Entahlah apa yang terjadi dengan bukti Kemegahan bangunan yang ada banyak yang terpukau," sambung dia.
Baca Juga: Terkuak! Karenina Anderson Pakai Narkotika Jenis Ganja Lantaran Ada Gangguan di Kejiwaannya
Meski kekaguman mendiang Adi Sasono jelas terlihat, Fahri tetap tidak berubah dengan rasa skeptisnya tentang keganjilan Al Zaytun. Ia berusaha memberikan keyakinan kepada mantan Menteri Koperasi era Presiden BJ Habibie itu mengenai Panji Gumilang.
"Tapi saya berusaha menjelaskan ke beliau bahwa ada yang aneh di belakang bangunan megah dan aksi teatrikal Panji sejak awal," ucap Fahri.
Menurutnya, mentornya itu baru tersadar dengan keganjilan yang dimaksud setelah Panji Gumilang datang ke Jakarta. Ada beberapa hal yang menjadi kunci dari keganjilan tersebut.
"Almarhum tersadar kemudian setelah Panji diundang ke Jakarta untuk sebuah gerakan yang lebih kongkrit. Panji tidak mau berada di belakang ia harus memimpin, karena kata dia, dia tidak boleh dipimpin orang lain," tukas Fahri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa