Kader PDI Perjuangan (PDIP) Ferdinand Hutahaean balik memberikan kritikan pedas kepada sosok dari Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando. Ini terkait dengan label 'petugas partai' milik Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Ade awalnya menilai labeling tersebut buruk untuk sosok dari bakal calon presiden tersebut. Sebab menurutnya, title 'petugas partai malah mengesankan rendahnya posisi dari Ganjar di PDIP.
"Istilah 'petugas partai' itu merendahkan Ganjar. Kok malah bangga?" tegasnya seperti yang dilansir dari X.com pada Senin (7/8).
Ferdinand yang menyoroti hal ini balik menyindir sosok dari Ade. Menurutnya akademisi tersebut juga seorang petugas partai. Bedanya adalah ia merupakan sosok petugas dari partai muda seperti dari PSI.
"Menjadi petugas partai kecil memang tak enak dan memalukan," ejek dari @ferdinand_mpu
Berbeda dengan sosok dari Ganjar. Meski petugas partai, ia tetap diusung menjadi sosok bakal calon presiden dari PDIP. Ini merupakan keunggulan dari sebuah partai besar seperti partai yang saat ini dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.
"Tapi petugas partai besar sangat membanggakan karena berpeluang jadi Presiden," tegasnya.
Berita Terkait
-
Ini Pernyataan Prabowo yang Sukses 'Menyihir' Elite PSI yang Dulu Doyan Lontarkan Kritik Keras
-
Ferdinand Hutahaean Nyaleg dari PDIP Gantikan Effendi Simbolon, Hasto Kristiyanto: Kami Siapkan Pembekalan Khusus
-
Akui 'Sempat Mampir' di Gerindra, Ferdinand Hutahaean Kini Nyaleg dari PDIP Gantikan Effendi Simbolon
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Gegara Kematian Badak Jawa, Pegiat Satwa Resmi Layangkan Somasi ke Kemenhut dan BTNUK