/
Senin, 07 Agustus 2023 | 17:37 WIB
Rocky Gerung (Suara.com/Ikhsan)

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando buka suara soal suara-suara yang mendesak Rocky Gerung dipenjara. 

Menurut Ade, Rocky Gerung memang sosok yang kerap menyebalkan hingga tidak memiliki etika usai pengamat politik itu mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo adalah "bajingan yang tolol". 

"Rocky Gerung itu memang nggak beretika, memang mengesalkan bahwa dia menyebut Pak Jokowi itu sebagai bajingan yang tolol," kata Ade dalam akun Twitter pribadinya, dikutip Liberte Suara, Senin (7/8/2023).

Ade kemudian mengajak pihak-pihak yang pro Rocky Gerung dipenjara agar lebih melunak soal itu. Sebagai gantinya, Ade menyarankan untuk mengikuti instruksi Presiden Jokowi.

"Sudahlah, ini kok kita kepengen banget sih memenjarakan Rocky Gerung. Kayak gitu sih nggak perlu lah sampai dilaporkan ke polisi sampai harus diperkarakan ke pengadilan dimasukkan penjara," ungkapnya.

"Kita ikuti sajalah gayanya Pak Jokowi, Pak Jokowi itu menganggap itu adalah hal yang kecil," imbuh Ade.

Lebih lanjut Ade juga memberikan contoh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Mantan dosen Universitas Indonesia itu menilai baik Jokowi dan Gibran sama-sama menilai kritikan Rocky Gerung hal yang biasa.

"Gibran juga bilang itu sih hal yang remeh. Itu artinya, walaupun mereka tersinggung tapi mereka menganggap ya udahlah itu biasa-biasa aja, jangan terlalu lebay," tutur Ade.

Ade menegaskan, Jokowi yang tidak tersinggung atas ucapan Rocky Gerung dapat diteladani sifatnya sehingga pegiat media sosial itu tidak perlu dipenjarakan atas ucapannya.

Baca Juga: Ditanya Soal Rencana Temui MA, Begini Jawaban Pinkan Mambo

"Jadi kita dukung ya apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi dan Gibran hanya karena Rocky Gerung tuh bilang bahwa Jokowi adalah presiden yang bajingan yang tolol, kita nggak perlu lah sampai memenjarakan dia gitu ya," pungkas Ade.

Load More