Elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Byarwati memberikan kritikan menohok terkait dengan pidato kenegaraan yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Sidang Tahunan MPR RI.
Ia menilai bahwa ucapan orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut tak sesuai dengan apa yang terjadi dalam kehidupan masyarakat di Indonesia.
Menurutnya, banyak pekerjaan rumah yang harus diatasi oleh pemerintah khususnya terkait dengan bidang ekonomi. Ini tentu akan menghambat mimpi yang ingin diwujudkan oleh Jokowi.
“Presiden Jokowi dalam pidatonya tadi mengatakan bahwa ekonomi kita kian membaik. Lalu, beliau pun mengutarakan optimismenya bahwa Indonesia akan menjadi raksasa ekonomi dunia dalam beberapa tahun mendatang. Namun, faktanya di lapangan menunjukkan bahwa masih cukup banyak masalah yang tampaknya belum bisa diatasi oleh pemerintah”, ujar Anis seperti dilansir pada Sabtu (19/8).
Anis pun mencontohkan beberapa masalah perekonomian bagi rakyat yang perlu dibenahi secara serius oleh pemerintah. Dari lapangan pekerjaan hingga kemiskinan ekstrem masih bisa dijumpai di Indonesia.
“Kita masih menyaksikan di tengah masyarakat, begitu sulitnya mendapatkan pekerjaan. Lapangan kerja terlalu sedikit. Selain itu, kemiskinan ekstrem masih ada di Indonesia, dan target pemerintah untuk menghapus kemiskinan esktrem di tahun 2024, rasanya masih sulit tercapai”, ungkapnya.
Anis pun meminta agar pemerintah untuk mampu menciptakan terobosan guna mendorong roda perekonomian nasional, khususnya dalam melakukan recovery pasca covid.
“Dampak pandemi di sektor ekonomi itu belum sepenuhnya pulih. Harga-harga mahal sehingga daya beli masyarakat masih relatif rendah. Ditambah, penurunan kemiskinan yang belum optimal. Di sisi lain, kita melihat kesenjangan antara yang kaya dan miskin semakin melebar. Oleh sebab itu, pemerintah harus berhenti untuk membuat kebijakan yang menyusahkan rakyat, fokus untuk mengembalikan kestabilan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan harga-harga kebutuhan terjangkau oleh masyarakat”, pungkas Anis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Jatim Raih 8 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Gubernur Khofifah: Wujudkan Ekonomi Syariah
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital, Sultan Muda Fair 2026 Jadi Motor Wirausaha Muda Sumsel
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Pelebaran Jembatan Sungai Maros A
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aturan Baru Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite
-
Kulineran Halal di Tiongkok, Daging Kambing Rebus Jadi Menu Andalan
-
Kronologi Lengkap Pemuda Bawa Bendera Tauhid Terobos Mapolda Sumsel hingga Minta Pinjam Helikopter