Ody Mulya Hidayat dikabarkan hilang, diduga Produser Dilan 1990 tersebut diculik. Dugaan tersebut muncul dari laporan sang istri yaitu Febri.
Baru-baru ini Febri membeberkan kronologi hilangnya sang suami yang tinggal hanya berdua bersamanya di unit apartemen mereka.
Saat kejadian, Febri tengah sedang pergi membeli makanan di Mall dan meninggalkan sang suami di apartemen. Dia mengunci sang suami dari luar.
“Kronologinya waktu itu saya lagi beli makanan di Mall terus Bang Ody kebetulan memang di unit, saya kunci dari luar. Memang biasanya kita kan cuma berdua,” ujar Febri, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube KH Infotainment, Selasa (22/8/2203).
Sebelumnya mereka mempekerjakan seorang perawat namun diberhentikan karena Febri mempertimbangkan sang suami yang sudah bisa berjalan.
Ketika hendak ke mobil sebelum pergi, seorang petugas keamanan mengatakan ada yang ingin bertemu Ody. Namun dia mengingat hari itu tidak ada janji ketemu dengan suaminya.
Febri pun tidak mengizinkan suaminya ditemui oleh siapa pun. Pertimbangan lainnya karena sang suami belum sepenuhnya pulih usai keluar dari rumah sakit.
“Pas saya lagi beli makanan di Mall, saya lewat mobil. Saya ditegor security salah satu apartemen yang di mana kami tinggal, ‘Bu ada yang mau bertemu’ ‘siapa?’ terus saya bilang ini kan nggak ada janji, terus kedua Pak Ody itu baru keluar dari rumah sakit. Kondisinya masih nge-drop. Jadi saya bilang jangan dulu ditemui siapapun,” ceritanya.
Dia tak menyangka ternayta pesan tersebut tak diindahkan petugas keamanan apartemen dan sang suami sudah tidak ada di apartemen ketika dirinya kembali.
Baca Juga: Ulasan Serial Netflix Mask Girl: Penggemar Thriler Wajib Nonton!
“Saya pikir pesan saya diindahkan kan sama security, nggak taunya pas saya lagi pergi makan ke Mall, itu saya balik di unit udah nggak ada Pak Ody-nya. Pintu unit udah terbuka setengah,” tuturnya.
Di tengah kepanikan karena suaminya hilang, Febri pun bertanya kepada petugas keamanan sebelumnya namun petugas tersebut mengaku tidak tahu. Dia akhirnya membuat laporan ke kepolisian dengan dugaan penculikan.
Berita Terkait
-
Pasca Mahasiswa IPB Laila Atika Sari Meninggal Usai Kebakaran, IPB Langsung Bentuk Tim Khusus
-
Ody Mulya Sempat Laporkan Keluarga Terkait Penggelapan Aset, Kini Dicabut Tanpa Sepengetahuan Istri
-
Mahasiswa IPB Laila Atika Sari Meninggal Usai Kebakaran di Laboratorium, Arif Satria Langsung Bentuk Tim Khusus
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar