/
Selasa, 05 September 2023 | 20:05 WIB
Salah satu tokoh "superwoman" di sepakbola, Ratu Tisha kini dikabarkan mencalonkan diri menjadi wakil ketua umum PSSI periode terbaru. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berkomitmen membangun sepak bola putri dan bersinergi dengan berbagai pihak. Hal itu disampaikan  Wakil Ketua Umum PSSI II Ratu Tisha usai peresmian Stadion sekaligus menyaksikan laga final turnamen sepak bola putri 2023 di Stadion Supersoccer Arena, Kudus.

Ratu Tisha mengakui pembinaan sepak bola putri memang belum menyeluruh, karena baru ada beberapa di beberapa provinsi. Sementara untuk jenjang pembinaannya juga harus dibenahi, mulai dari setiap kompetisinya hingga setiap ekosistem antara klub dan sekolah.

Adanya inisiatif swasta membangun ekosistem sepak bola putri, kata dia sangat disambut dengan baik karena nantinya akan ada pembenahan yang dimulai sinergi dengan sekolah. Level bawah ini bisa mencakup area yang jauh lebih besar, dengan satu tujuan, yakni mengenalkan sepak bola kepada putri.

“Hal terpenting, membuat mereka senang bermain sepak bola. Setelah itu, barulah tugas selanjutnya menjaga kelangsungan ekosistem,”tambahnya. Menurutnya ini satu sistem yang harus dipromosikan bersama-sama untuk membiasakan kaum hawa memiliki kepercayaan diri yang baik, dan mereka percaya diri bermain dengan laki-laki. Meski nantinya diusia tertentu harus berpisah.

Dalam beberapa pembicaraan, kata Tisha ekosistem pemain sepak bola putri tidak akan tumbuh Ketika tidak ada ekosistem pelatih yang baik dan ekosistem wasit yang baik.

Tag

Load More