/
Senin, 09 Oktober 2023 | 12:05 WIB
Prabowo Subianto terima dukungan dari relawan Jokowi. (Suara.com/Yaumal)

Partai Gerindra memastikan jika Prabowo Subianto terpilih sebagai Presiden 2024 akan memperjuangkan dana abadi untuk pesantren. Janji ini elit partai tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan alim ulama pengasuh/tokoh pondok pesantren se-Madura.

“Bila Allah takdirkan Pak Prabowo menjadi presiden, maka salah satu prioritasnya adalah implementasi dari UU Pesantren agar menyediakan dana abadi bagi pondok-pondok pesantren di seluruh Indonesia,” Kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Dana abadi pesantren ini merupakan mandat dari Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Muzani menggaransi regulasi ini akan tetap berjalan. Ini menjadi salah satu komitmen prioritas Prabowo atas kepeduliannya terhadap kaum santri dan pondok pesantren di Indonesia.

Muzani memastikan bahwa Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk terus peduli terhadap kehidupan pesantren dan juga madrasah. Terutama tentang peningkatan kesejahteraan para tenaga pengajarnya melalui Dana Abadi yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

“Kalau sekarang ini kita menghadapi permasalahan madrasah, kita memiliki UU Pesantren ada kewajiban pemerintah untuk menyediakan dana abadi kepada pesantren," tegasnya.  Wakil Ketua MPR ini juga menjelaskan, gaji tenaga pengajar honorer di sekolah madrasah memang masih kecil. Itu sebabnya Komisi II baru saja mengesahkan UU ASN yang isinya sangat memungkinkan agar para tenaga pengajar honorer ini diangkat menjadi ASN atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Salah satu janji kami ingin menuntaskan pegawai honor kontrak di d!erah, di kementerian dan lembaga, termasuk para pengajar honorer di madrasah dan sekolah melalui UU ASN ini agar memungkinkan mereka diangkat seluruhnya menjadi ASN atau P3K pada Desember 2024. Tadi kami baru saja meminta penjelasan kepada pemerintah dan nanti akan dijelaskan melalui Peraturan Pemerintah,” papar Muzani.

Tag

Load More