Kasus kematian Mirna Salihin pada 2016 silam memang kembali jadi perbincangan. Masyarakat mulai menemukan sejumlah hal aneh dari kasus tersebut, termasuk mengenai warna tubuh perempuan itu.
Seperti diketahui bahwa Mirna Salihin dinyatakan tewas akibat mengonsumsi kopi sianida. Namun, ahli sempat mengungkap bahwa tubuh Mirna tidak menunjukkan adanya racun tersebut.
Dokter Djaja Surya, dokter forensik menyebut tubuh Mirna Salihin berwarna biru ketika ia melakukan pemeriksaan. Padahal, seseorang yang tubuhnya keracunan sianida seharusnya menunjukkan warna cherry red.
Anehnya, saat persidangan foto tubuh Mirna tiba-tiba berubah menjadi merah. Terkait itu, Shandy Handika, jaksa yang menangani kasus tersebut buka suara.
Ia mengungkap bahwa tubuh Mirna sedari awal memang sudah berwarna merah berdasarkan keterangan dari seorang petugas rumah sakit.
"Saya lihat di bekas perkara, ada saksi namanya Amelia. Itu BAP-nya dibacakan, dan dia itu kalau nggak salah sebagai dokter atau staff di rumah sakit, melihat bahwa pada saat melihat mayat Mirna, itu mukanya cherry red sebenarnya,” ucap Shandy, dikutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo pada Rabu (11/10/2023).
“Saya lupa berapa jamnya (saksi melihat wajah Mirna merah), tapi setelah dibawa ke rumah sakit. Itu di BAP ada dan dibacakan di persidangan,” ujarnya lagi.
Ditanyai soal penjelasan Dokter Djaja yang menyebut tubuh Mirna berwarna biru, Sandy pun hanya menduga bahwa hal itu mungkin saja lantaran faktor cahaya.
“Bisa jadi pencahayaannya berbeda,” ungkapnya singkat.
Baca Juga: Wamenkumham Tanggapi Aksi Nangis Jessica Wongso Saat Persidangan, Dinilai Akting?
Berita Terkait
-
Menguak Kepribadian Eksplosif Kompulsif Jessica Wongso, Disebut Jadi Pemicu Pembunuhan Mirna Salihin
-
Bukan Cuma 0,2 mg Sianida, Prof Eddy Hiariej Sebut Ada 950 mg Racun di Tubuh Mirna Salihin, tapi...
-
Jessica Wongso Sambat ke Teman Beberapa Hari Sebelum Jadi Tersangka Pembunuhan Mirna: Aku Kalah
-
Capek Dikuliti Akibat Ice Cold, Ayah Mirna Ancam Tuntut Netflix sampai Siapkan Pengacara dari Jerman
-
'Membahas Kejanggalan' Jaksa Shandy Handika Kecewa Film Dokumenter Ice Cold Tidak Sesuai Ekspektasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Xiaomi Smart Steam Air Fryer 7L Siap Rilis, Kontrol Memasak Canggih lewat HyperOS
-
Siapa Pencipta Lagu 'Erika' yang Dinyanyikan HMT ITB? Viral Karena Lirik Merendahkan Perempuan
-
Sabdo Cinta Angon Kasih: Mengenal Budaya Jawa Lewat Buku Satire Sujiwo Tejo
-
Mencekam! Detik-Detik Kades di Lumajang Dibantai Belasan Pria Misterius di Rumah Sendiri
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
Klarifikasi Dikidoy yang Sempat Live TikTok Kasus Pelecehan FH UI
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
Tips Cegah Anak Laki-Laki Menjadi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal
-
5 Rekomendasi Foundation Lokal Terbaik, Kualitas Setara Brand High-End