Suara.com - Sosok Dikidoy mendadak menjadi sorotan tajam publik di tengah ramainya polemik kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).
Ia mendapat perhatian publik gegera akun TikTok Dikidoy kedapatan live TikTok saat sidang internal kampus terkait kasus dugaan pelecehan seksual oleh mahasiswa FH UI.
Tidak sedikit netizen yang memuji aksinya tersebut, tapi banyak juga kritikan pedas datang padanya. Ini karena pemilik akun Dikidoy diduga mempunyai rekam jejak yang terkait isu pelecehan seksual.
Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual oleh 16 Mahasiswa FH UI
Awal mula kasus ini mencuat ke permukaan gegara adanya unggahan di media sosial pada 11 April yang memuat foto tangkapan layar berisi percakapan grup mahasiswa FH UI.
Dalam percakapan tersebut berisikan kalimat-kalimat tidak semestinya ditulis oleh mereka yang tengah menempuh pendidikan di Fakultas Hukum pada universitas negeri ternama di Indonesia.
Aneka candaan vulgar, komentar nuansa seksual sampai objektifikasi perempuan membanjiri percakapan pada chat grup tersebut.
Maka tidak heran, unggahan tersebut langsung memicu kemarahan warganet. Apalagi ada pelaku yang menduduki jabatan penting dalam organisasi mahasiswa serta panitia kegiatan.
Sebelumnya, mahasiswa yang terlibat sempat menyampaikan permintaan maaf dalam grup chat internal. Akan tetapi saat bukti sudah tersebar luas, pihak kampus mendapat laporan resmi, tindakan tegas akhirnya diambil.
Baca Juga: Melanie Subono Makin Geram Dengar Pembelaan Pelaku Pelecehan FH UI
Fakultas Hukum Universitas Indonesia langsung mengadakan sidang internal secara tertutup pada 13 April 2026, berlangsung 10 jam, mulai sore sampai dini hari.
Sidang bersifat tertutup tersebut akhirnya tersebar luas gara-gara akun Dikidoy menyiarkan secara langsung lewat live di TikTok. Sehingga publik menjadi tahu hingga viral sebagai berita nasional sampai sekarang.
Mengenal Akun Dikidoy yang Viral Siaran Live Saat Sidang Kasus Dugaan Pelecehan Seksual FH UI
Warganet semakin penasaran dengan akun Dikidoy yang berani sekali live menyiarkan sidang internal kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI.
Akun tersebut diketahui menyiarkan secara 10 jam nonstop jalannya sidang kasus.
Pemilik dari akun tersebut tidak lain merupakan mahasiswa aktif Fakulas Hukum UI. Sayangnya, identitas lengkap belum diketahui publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global
-
Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027
-
Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
Bagaimana Cara Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan? Ini 5 Tipsnya Sebelum Membeli
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim