Suara.com - Berbohong sudah lazim dalam hubungan. Pelakunya bisa siapa saja, mulai dari orang yang tidak dikenal, politikus, sahabat, hingga kekasih.
Tetapi tahukah Anda, sebenarnya tidak sukar untuk mengetahui seseorang berbohong karena ada beberapa tanda yang menunjukkan dengan jelas. Yang diperlukan hanya memperhatikan.
Berikut adalah tujuh cara untuk mengetahui kapan seseorang berbohong kepada Anda:
1. Kontak mata
Orang yang berbohong, tidak akan membuat kontak mata. Atau sebaliknya, mereka sengaja terus melihat mata Anda, agar terlihat lebih meyakinkan.
2. Bahasa tubuh
Ketika berbohong orang sering gelisah. Tidak heran jika ketika berbicara mereka lebih sering mengedipkan mata, sudut bibir bergerak-gerak sendiri, atau ada yang berubah pada nada suara mereka. Kadang mereka menyilangkan tangan, tanda sedang menutup informasi.
3. Terlalu banyak informasi
Pembohong akan memberikan informasi tanpa perlu Anda minta. Mereka akan membesar-besarkan cerita, membuatnya semakin rumit, agar Anda percaya dan yakin.
4. Defensif
Orang yang sedang berbohong akan lebih defensif. Mereka akan menggunakan segala kekuatan untuk mengalihkan perhatian Anda dan akan marah jika Anda meragukan kebenaran perkataannya.
5. Terlalu banyak detail
Saat berbohong seseorang akan cenderung menambah-nambahkan detil yang tidak perlu pada ceritanya, sembari menghindari bagian-bagian cerita yang terpenting. Dengan begitu ia berharap perhatian Anda akan teralihkan.
6. Gerak mata
Perhatikan gerakan matanya jika sedang bicara. Jika seseorang - yang tangan kananya dominan - mencoba mengingat sesuatu, matanya akan cenderung bergerak ke atas dan ke kiri. Nah, ketika sedang berbohong maka matanya akan bergerak ke atas dan ke kanan. Demikian juga mereka yang kidal. Saat berbohong akan melakukan hal yang sama, tetapi dengan arah yang berlawanan.
7. Mengulang
Untuk memastikan seseorang tidak membohongi Anda, minta ia mengulangi lagi ceritanya. Jika banyak bagian dan detail yang berbeda dari cerita pertama, maka patut dicurigai ia sedang berbohong. (Life Span)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas