Suara.com - Kabar baik bagi perempuan yang sudah menikah.
Sebuah penelitian baru mengungkapkan bahwa perempuan yang sudah menikah memiliki risiko lebih kecil dari kematian akibat penyakit jantung dibandingkan wanita lajang.
Tapi sayangnya hal itu tidak berlaku untuk risiko terkena penyakit jantung.
Hasil ini diperoleh setelah peneliti melihat data dari 734.626 perempuan, dengan usia rata-rata 60 tahun yang merupakan bagian dari studi yang diberi nama "Milion Women Study".
Awalnya semua peserta aman dari penyakit jantung, kanker, dan stroke. Selain itu, peneliti juga menghitung risiko kematian perempuan yang sudah menikah dan membandingkannya dengan perempuan lajang selama 8,8 tahun.
Setelah 8,8 tahun, sekitar 30.747 perempuan mengaku telah dirawat di rumah sakit atau meninggal akibat penyakit jantung.
Para peneliti kemudian menemukan bahwa risiko kematian akibat penyakit jantung pada perempuan yang sudah menikah 28 persen lebih rendah dibandingkan dengan perempuan yang tidak menikah, seperti dilansir Huffington Post.
Perempuan yang tidak menikah dalam penelitian ini mencakup yang masih lajang, bercerai atau janda. Hasil tetap sama bahkan setelah para peneliti memperhitungkan faktor-faktor lain seperti tingkat sosial dan ekonomi.
Jadi, apa yang menyebabkan perempuan menikah bisa lebih sehat?
"Ini bisa dipengaruhi oleh pasangan. Seorang perempuan yang sudah menikah bisa lebih menjaga kesehatannya dibandingkan dengan perempuan lajang atau bercerai," kata para peneliti.
Para peneliti menekankan bahwa studi ini merupakan salah satu pendekatan yang menunjukkan hubungan antara status pernikahan dengan kesehatan perempuan. Sementara penelitian lain biasanya lebih fokus pada laki-laki.
Lantas, bagaimana pendapat Anda mengenai hasil penelitian ini? Setujukah Anda bahwa status perkawinan akan mempengaruhi kesehatan jantung perempuan?
Berita Terkait
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Terpopuler: 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Anti Luntur, Ragam Facial Wash Murah Viva
-
3 Sepatu Adidas untuk Kaki Lebar, Nyaman Dipakai Harian hingga Running
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?