Suara.com - Pernahkah Anda menimbang apa yang dipikirkan oleh pasangan Anda soal berselingkuh. Selingkuh adalah tindakan emosional yang dapat melumpuhkan seseorang dan pasangannya. Meski tahu dampaknya, ternyata makin banyak orang yang menerima perilaku ini.
Survei yang dilakukan American National Opinion Research Center pada 2013 menemukan hampir 40persen perempuan di Amerika tak menutup kemungkinan untuk berselingkuh. Ini lebih tinggi dibanding dua dekade lalu.
Namun demikian laki-laki masih lebih banyak melakukan selingkuh dibanding perempuan. Dan jumlahnya tetap konsisten selama 20 tahun terakhir, yakni 21 persen laki-laki di AS pernah berselingkuh. Setelah meninjau hasil ini, para ahli bisa menyimpulkan kesenjangan gender terhadap monogami.
Motif untuk berselingkuh secara luas berspekulasi dan hasil penelitian ini membuatnya menjadi lebih sempit yakni menjadi perempuan yang memiliki pendapatan yang lebih tinggi lebih besar kemungkinan untuk berselingkuh.
Penelitian yang dilakukan Universitas of Washington menemukan bahwa perempuan yang memiliki pendapatan lebih dari 75ribu dolar per tahun satu setengah kali lebih mungkin memiliki seks di luar nikah dibandingkan dengan mereka yang berpenghasilan kurang dari 30ribu dolar.
Menurut Don-David Luterman, Ph.D., seorang psikolog perempuan yang matang jauh lebih mungkin untuk berselingkuh. Alasannya, di usia itu perempuan cenderung mencari arah tentang kehidupan percintaannya dan di mana itu menuju selama tahun-tahun patokan. "Jika dia merasahubungan tidak menuju arah yang dia tuju, ia mungkin mencari orang lain untuk menemukan aspek yang dirasakannya hilang," ujar Luterman.
Alasan lain adalah masalah kepuasan seksual. Seorang perempuan lebih mungkin untuk 'selingkuh' ketika dia tidak terpuaskan secara seksual atau dia merasa tidak mendapatkan afirmasi rasa cinta. Jika dia kurang mendapatkan hal ini, dia mungkin mencari hubungan lain untuk mengkonfirmasi dia masih layak bernafsu. "Seks adalah penting, karena menghasilkan oksitosin yang membuat seseorang bahagia," ujar Luterman.
Lalu bagaimana reaksi perempuan yang mengetahui pasangannya telah berselingkuh? Sangat beragam! Ada beberapa yang bersumpah tidak akan memaafkan pasangannya. Dan sebagian kecil mengaku akan melakukan segala yang mereka bisa untuk memperbaiki hubungan mereka yang telah 'rusak'. Sangat mudah untuk mengatakan Anda akan meminta putus, setelah pasangan terbukti tidak setia. Tapi ketika itu benar-benar terjadi, mereka sulit mengambil keputusan. (askmen.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka