Suara.com - Siklus bulanan sering mempengaruhi perilaku perempuan. Sebelum tamu bulanan datang, biasanya membuat perempuan menjadi lebih sensitif dan emosinya juga cenderung labil.
Beberapa perempuan menjalani 'moodswing' ketika periode ovulasi. Psikiater Dr Anshu Kulkarni mengatakan, perempuan akan melewati semacam 'kejahatan umum', kesedihan atau kebahagiaan tanpa alasan umum.
Meskipun Anda memakai perisai Anda dan siap untuk menghindari dinamit, perlu diingat bahwa fase hormonal bulanan ini tidak akan pernah hilang pada perempuan Anda.
Dan apapun yang Anda lakukan bisa saja salah dimatanya. Dalam artikel sebelumnya kita telah emmbahas apa yang sebaiknya dilakukan laki-laki ketika pasangannya sedang 'menyambut' datang bulan. Dan kali ini kita akan membahas apa yang harus dihindari.
Mengingatkan dia.
Tidak ada perempuan yang suka diberi tahu bahwa dia menjadi cerewet dan banyak bicara. Jadi hal terburuk yang dilakukan laki-laki adalah 'melawan' perempuan yang sedang menghadapai PMS. Lebih baik Anda bertanya pada pasangan, bagaimana jika dia sedang PMS. Ini berarti bahwa Anda telah memperhatikan perubahan sikap dan bersedia untuk menghadapinya.
Menunjukkan kelemahannya.
Hindari berkomentar, apalagi memunculkan fakta bahwa dia terlihat gemuk dari biasanya. Perempuan cenderung nyaman untuk banyak makan makanan ketika mereka menghadapi tamu bulanan, terlepas dari diet ketat yang mereka nyatakan. Hal ini bukanlah alasan untuk Anda memonitor apa yang dia makan. Sebaliknya, Anda bisa mengakomodasi perubahan diet sementaranya. "Sangat penting untuk laki-laki agar tidak terlalu kritis dan tidak cerewet pada istrinya selama fase hormonalnya," kata Kulkarni. Anda juga jangan pernah berkomentar noda dan jerawat padanya karena itu akan membuatnya tambah depresi.
Mendebat.
Berdebat dan berkelahi dengan seorang perempuan yang sedang PMS adalah hal yang harus dihindari, karena hal itu akan menambah frustrasi. Berusaha menenangkannya dan tunda diskusi penting pada waktu lain saat keadaam hatinya tidak begitu gelisah. (timesofindia.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga