Sukses menggelar Indonesia Menari dua tahun berturut-turut, Galeri Indonesia Kaya akan kembali menyelenggarakan event tahunan "Indonesia Menari 2014". Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 23 November mendatang di Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini merupakan kompetisi tarian massal yang menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional Nusantara dan tarian modern. Masyarakat yang tertarik dipersilakan untuk terlibat. Bahkan, Galeri Indonesia Kaya juga menggandeng berbagai komunitas untuk berpartisipasi di Indonesia Menari 2014, seperti Abang None Jakarta, komunitas anak muda, sanggar-sanggar tari dan komunitas pecinta tari, sekolah dan perguruan tinggi di Jakarta dengan target 1.200 peserta.
"Ini acara yang positif yang harus dijalankan tiap tahunnya dan menjadikan "tari" sebagai bentuk kepedulian kita pada budaya Indonesia," kata Renitasari dari Bakti Budaya Djarum Foundation saat konferensi pers "Indonesia Menari 2014", di Galeri Indonesia Kaya, Kamis, (13/11/2014).
Konsep tarian yang akan diusung pada Indonesia Menari 2014 digarap langsung oleh koreografer kenamaan, Eko Supriyanto yang pernah menjadi penari latar Madonna di tur Amerika dan Eropa. Koreografi yang digagas Eko diiringi musik aransemen dari Pongky Prasetyo yang menggabungkan lagu dari berbagai daerah di tanah air seperti lagu daerah Minang (Tak Tong Tong), Jawa Barat (Manuk Dadali), Betawi (Kicir-kicir), dan Maluku (Ayo Mama).
Menurut Eko, konsep tarian yang dibuatnya sangat sederhana dengan mengolaborasikan gerakan tari piring dengan tarian daerah dari Jawa Barat dan Betawi. Ia juga menambahkan sentuhan tarian modern.
"Lewat koreografi ini saya mencoba mengenalkan ragam tari dari beberapa daerah di Indonesia seperti Minang atau Sunda. Saya yakin setiap orang dianugerahi ritme, tempo, dan dinamika sendiri sehingga semuanya bisa menari" imbuh Eko.
Berita Terkait
-
Dosen UBBG dan Sanggar Aceh Art Dance Community Perkuat Pelestarian Tari Tradisi Aceh
-
Sudah Kantongi Hak Cipta, Tari Kipas Ajer Raih Medali Emas di Singapura
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Jadi Ibu di Series Samuel, Cut Tari Ungkap Keseruan Syuting Bareng Remaja Gen Z
-
Bintangi Serial 'Samuel', Fadi Alaydrus Ternyata Belum Berani Nonton Episode 2, Ini Alasannya
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra