Suara.com - Hubungan seksual yang dijalani pasangan seringkali berdampak bagi kehidupan personalnya. Seringkali didapati seseorang yang kurang produktif dalam bekerja karena merasa kurang puas saat berhubungan seksual dengan pasangannya. Dan, salah satu penyebabnya adalah disfungsi ereksi atau impotensi.
Menurut dr. Heru Oentoeng, M, dokter spesialis Andrologi Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, disfungsi ereksi merupakan kondisi dimana alat vital lelaki tidak mampu mencapai dan mempertahankan ereksi untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan. Kondisi ini seringkali membuat hubungan pasangan menjadi tidak harmonis dan menurunkan produktivitas personal.
"Kalau hubungan ranjang aman paling keseimbangan hidup pasangan akan terganggu sekitar 30 persen saja. Tapi kalau sudah urusan ranjang terganggu maka 60-70 persen kehidupannya juga akan terganggu," jelasnya.
Hal senada dikemukakan pula oleh psikolog seks, Zoya Amirin mengatakan bahwa impoten atau disfungsi ereksi pada lelaki bisa mempengaruhi kualitas hidupnya hingga 70 persen. Ia mencontohkan bahwa banyak klien perempuan yang mengeluh mengalami penurunan produktivitas kerja ketika hubungan seksualnya terganggu.
"Pria yang disfungsi ereksi bisa menurunkan kualitas hidupnya. Kehidupan rumah tangga menjadi tidak bahagia dan seringkali membuat depresi bagi pasangan wanita maupun pria yang mengalami," ujarnya.
Menurut Heru, disfungsi ereksi bisa disembuhkan asal diketahui penyebab pastinya. Jika penyebabnya sudah diketahui maka proses penyembuhannya pun ditujukan pada bagian tersebut.
"Apakah faktor fisik atau psikologis. Konsultasi ke ahlinya penting, yang utama mengubah gaya hidup yang lebih sehat," tutup Heru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Cadangan Emas Indonesia Cuma 87 Ton di Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81
-
Formasi 81 di Langit Monas, Aksi Jet Tempur hingga Terjun Payung Meriahkan HUT RI di Jakarta
-
Review The Debt Collector: Aksi Balas Dendam Penuh Darah di Kota Bangkok!
-
Bikin Geram Publik! Backsound Upacara HUT ke-81 RI Diduga Pakai AI, Gak Bisa Bayar Pencipta Lagu?
-
167 Koruptor di Lapas Sukamiskin Dapat Remisi HUT RI, Satu Orang Langsung Bebas
-
Sosok Savia Aulia Rahmawati Sinden Cilik Disabilitas yang Pukau Tamu di Upacara Istana Merdeka
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
-
Bukan Kupas Bawang, Ini Sosok Susanah Warga Bogor yang Disebut Prabowo di Sidang MPR
-
Edi Purwanto Minta Logistik Gempa NTT Merata, Prioritaskan Bayi, Ibu Hamil dan Lansia
-
BI dan ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, 8 Bank Resmi Jadi Penerbit