Desainer Inggris turun ke panggung di Pekan Mode London, akhir pekan ini dengan menampilkan keanggunan modern dan desain eklektik, di tengah harapan bahwa generasi pembeli online akan membantu meningkatkan penjualan.
Desainer Jasper Conran misalnya, mengisi catwalk dengan helai-helai daun untuk menciptakan suasana musim gugur. Modelnya melenggang di atas catwalk dengan mengenakan gaun kasmir dan tunik, atau kemeja sutra dipasangkan dengan rok bermotif print yang terinspirasi oleh cetakan oleh seniman Jepang Kunisada. Kali ini Conran memilih tone yang beragam, dari ungu terong, hijau lumut, plum dan coklat.
Conran, yang juga merancang furnitur dan perangkat untuk dept store Debenhams ini, mengatakan kini 20 persen penjualannya berasal dari bisnis online. Dan dia mengharapkan di masa depan penjualannya akan terus tumbuh didorong oleh Internet.
"Mengingat jangkauan global yang diberikan dunia online, maka menjadi penting untuk hadir secara online. Kami menjual di 85 negara yang berbeda, ini merupakan bagian penting dari bisnis," ujar Conran kepada Reuters.
Ia menambahkan, lima tahun ke depan dunia internet akan mengubah bisnis fesyen secara global. Dan, ini akan menjadi pendorong pertumbuhan dunia fesyen yang sangat besar.
Dengan penjualan online pakaian dan alas kaki diharapkan tumbuh menjadi 19 miliar pound atau sekitar Rp380 triliun dalam empat tahun ke depan, menurut perusahaan riset Mintel, ternyata beberapa desainer hanya mengandalkan pada penggunaan media sosial untuk membantu mengembangkan bisnis mereka.
"Bagi saya, itu adalah bagian besar dari apa yang saya lakukan. Untuk seseorang yang tidak mampu mengiklankan dan membayar media tradisional untuk berkomunikasi dengan konsumennya, maka media sosial menjadi alternatif," kata desainer Henry Holland.
Perdagangan secara daring, ujar Holand, telah banyak membantu bisnisnya. Ia bisa menjangkau khalayak yang lebih luas, dan mengembangkan bisnisnya pada skala global.
Holland yang mendirikan label House of Holland tujuh tahun lalu, mengatakan ia melihat film-film futuristik seperti "The Fifth Element" dan "Blade Runner" untuk inspirasi koleksi terbarunya yang menampilkan mantel kulit domba bergaris, celana dan rok mini bermotif dengan potongan pinggang tinggi.
Desainer Julien Macdonald memamerkan koleksi gaun malam yang terinpirasi dari gaya gothic yang glamour. Detail dari renda dan logam ditambhakan dalam busana bernuansa hitam, merah darah dan zamrud hijau. Ia juga menambahkan gaun lateks berwarna cerah dengan trim berbulu dan cardigan rajutan terlihat pada desain trio Sibling.
Pekan Mode London untuk koleksi musim gugur/dingin 2015 ini diperkirakan menarik lebih dari 5.000 pembeli, wartawan dan blogger dari seluruh dunia. Pekan mode London akan berakhir Selasa (24/2/2015) ini. (Reuters)
Berita Terkait
-
Gandeng Lansia dan Hidupkan Payet Sabit Jadul, Khayae Curi Perhatian di IFW 2026
-
Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta
-
Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli
-
Saat Celana Jadi Masalah: Perjuangan Pria Berbadan Besar Mencari Pakaian yang Pas dan Kekinian
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting
-
Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi
-
6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori
-
AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital
-
IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya
-
Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak
-
Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?
-
Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos
-
Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana
-
Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan