Suara.com - Produksi batu permata kalimaya di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mulai langka. Batu itu sulit ditemukan saat permintaan pasar cukup tinggi.
"Kita merasa kewalahan melayani pembeli dari berbagai daerah di Tanah Air, juga warga mancanegara," kata Bahrudin, seorang perajin permata kalimaya saat dihubungi di Lebak, Minggu (2/3/2015).
Ia mengatakan, saat ini produksi batu kalimaya mulai berkurang. Ini dikarenakan pendapatan hasil para penambangan batu kalimaya relatif berkurang.
Selama ini, perajin kalimaya yang tersebar di Kecamatan Maja, Curug Bitung dan Sajira Kabupaten Lebak tampak lesu. Sementara peminat Kalimaya Lebak datang dari Rangkasbitung, Jakarta, Bandung, Surabaya. Bahkan Malaysia terpaksa tidak bisa dilayani akibat produksi menurun.
"Kami perkirakan April mendatang dipastikan produksi kalimaya meningkat karena memasuki musim kemarau," katanya.
Ia mengatakan, saat ini harga permata kalimaya di tingkat perajin termurah Rp300 ribu sampai Rp50 juta. Mereka para pembeli kalimaya mulai petani, pengusaha, pejabat hingga presiden.
Selain itu, juga banyak warga asing yang datang ke sini membeli kalimaya dengan jumlah banyak. "Kami terbantu dengan usaha kalimaya ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga," katanya.
Seorang perajin batu permata di Sajira, Kabupaten Lebak, Japar mengaku saat ini batu kalimaya asal daerah itu terbaik di dunia. Karena memiliki aneka warna jenis dibandingkan dengan Australia, Amerika Latin dan Somalia.
Keunggulan kalimaya asal Lebak, selain warna tidak menghilang juga sangat mempesona karena punya aneka warna, seperti hitam, coklat, kuning ungu, biru dengan warna pelangi. Batu kalimaya memiliki jenis warna, di antaranya Kalimaya Putih, Kristal Hijau, Kristal Pelangi, Kristal Hijau, Teh dan Kopi, Pelangi, Kristal susu dan lain-lain.
"Semua jenis warna kalimaya memiliki daya tarik tersendiri juga pancaran warna pelangi dapat berubah-ubah. Itulah kelebihan permata asal Lebak," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan