Restoran Wine & Meat Co (suara.com/Firsta Nodia)
Langit masih merah oleh senja, ketika karakter Elvis Presley dengan suara khas melantunkan lagu country menggema di sebuah resto yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Meski tak langsung dibawakan oleh Elvis, lagu itu tak urung menguatkan aura country klasik di resto bernama Wine & Meat Co ini
Begitu masuk, nuansa Amerika kental terasa dengan elemen kayu mendominasi seluruh interior. Lantai berbalut kayu jati membangun suasana yang begitu santai lagi hangat. Apalagi penerangan yang dihadirkan lewat lampu gantung plastik tak terlalu terang, jika tak bisa disebut remang-remang.
Meja panjang dan dudukan berbahan kayu, membuat pengunjung bebas memilih sudut favoritnya. Tapi, bagi mereka yang menginginkan suasana yang lebih private, Wine & Meat Co menyediakan area khsusus yang dihiasi tumpukan jerami dan rak tempat menyimpan wine (barel). Jajaran dinding berbatu bata merah menjadi pemanis suasana.
"Wine & Meat Co memang secara utuh dan maksimal mengusung konsep country ala Amerika Serikat," terang Manager operasional Wine & Meat Co, Syahrizal.
Wajar jika pengunjung seakan lupa mereka sedang berada di Pantai Indah Kapuk, tapi seolah sedang berada di pantai barat Amerika. Syahrizal melanjutkan, butuh waktu empat bulan untuk mewujudkan konsep ini. Mulai dari mematangkan konsep hingga mendatangkan bahan dari Perancis dan Amerika Serikat. Kenapa dipilih dua negara ini?
"Karena Perancis dan AS kami anggap cocok untuk mendukung konsep kami, country dengan hidangan steak dan wine," terangnya.
Sesuai namanya, resto ini memiliki koleksi wine yang dibingkai dalam susunan barel dan kotak kayu yang unik. Menurut Syahrizal, lebih dari 100 jenis wine dari berbagai negara seperti Italia, Perancis, Amerika, Chili, Argentina, tersimpan rapi di wine cellar yang unik.
Soal menu, Wine & Meat Co menawarkan beragam sajian western yang lezat dan tak kalah unik, seperti burger, aneka olahan daging seperti steak dan short rib yang jadi menu andalannya. Menu ini lebih lengkap disajikan dengan varian cocktails yang begitu menyegarkan.
"Khusus untuk dagingnya kami impor langsung dari US Prime dan juga dari Selandia Baru," imbuh Syahrizal.
Signature menu dari resto ini adalah Short rib seberat 400 gram. Daging iga ini dibakar sempurna lalu dipadukan dengan aneka saus sesuai selera Anda. Sebut saja saus BBQ, blackpepper, chimichurri, wasabi butter, cream mushroom, dan WMC homemade sambal. Masing-masing saus meninggalkan sensasi yang unik pada setiap gigitan Short ribs yang juicy.
Bagi Anda yang ingin sajian yang lebih ringan, Charcoal burger adalah pilihan yang tepat. Sesuai namanya, tampilan burger ini berwarna hitam yang dikombinasikan dengan Angus beef. Warna hitam pada tampilan roti burger ini dikatakan Syahrizal berasal dari tinta cumi. Angus beef yang empuk yang berpadu dengan lelehan keju begitu pas ketika melesat di lidah.
Selain Charcoal burger, resto ini juga menghadirkan menu Red devil burger yakni burger berwarna merah dengan isian dan rasa yang sama dengan Charcoal burger.
Puas menyantap makanan berat, saatnya mencicipi sensasi mocktails yang ditawarkan resto ini. Segelas Kapuk dragon yang terbuat dari buah naga, stroberi dan lime juice membasuh kerongkongan dengan rasa segarnya. Rasanya tak kalah dengan tampilannya yang memikat. Saya pun menyeruputnya hingga tak bersisa.
Selain Kapuk dragon, mocktails yang bisa Anda coba antara lain Fruits the fruits yang merupakan perpaduan apel, leci, sirup peach. Selain itu juga ada menu Orange spark yang terdiri dari perpaduan sari buah jeruk, leci, lime juice, grenadine, dan sprite. Aneka menu makanan dan minuman di atas ditawarkan mulai harga Rp30-185 ribu.
Tertarik mencicipi menu dan suasana country yang dihadirkan Wine & Meat Co? Langsung saja kunjungi restonya yang berlokasi di Rukan Cordoba Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, yang buka setiap hari mulai pukul 17.00-01.00 WIB.
Komentar
Berita Terkait
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
-
Nasi Goreng di Restoran Jepang? Mencicipi Chicken Tokio Goulash Zenbu
-
Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026
-
Ironi Restoran Self-Service: Mau Praktisnya, Enggan Tanggung Jawabnya
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sepatu Lari Merek Apa yang Paling Populer di Indonesia?
-
Siap-siap! 92 Juta Pekerjaan Bakal Hilang, Kemdiktisaintek Minta Kampus Segera Berubah
-
Survei: Meski Pagi Terasa Hectic, 7 dari 10 Ibu Tetap Menyiapkan Bekal untuk Anak
-
Bagaimana Cara Memilih Perhiasan Sesuai Zodiak Taurus?
-
Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran
-
Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!
-
3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli
-
3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai