Ilustrasi operasi plastik (shutterstock)
Operasi peremajaan wajah, ternyata tidak hanya membuat seseorang terlihat lebih muda, namun juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan bahkan lebih memunculkan kepribadian. Demikian hasil penelitian sebuah tim ahli dari University Hospital MedStar Georgetown, Washington, AS.
Penelitian untuk mengukur perubahan persepsi kepribadian yang terjadi setelah perempuan melalukan operasi peremajaan wajah itu, mengungkap, perubahan penampilan dapat meningkatkan anggapan seseorang yang berkaitan dengan bagaimana dia disukai, keterampilan sosial yang dimiliki, daya tarik dan juga feminitas.
"Evaluasi komprehensif dan perawatan pasien yang menjalani peremajaan wajah membutuhkan pemahaman yang lebih luas dari banyak perubahan dalam persepsi yang mungkin terjadi dengan bedah intervensi," kata Michael J. Reilly yang memimpin penelitian ini. Ia menambahkan, persepsi wajah tidak hanya didefinisikan dari kemudaannya saja tetapi juga raut wajah.
Penelitian ini menggunakan foto pra operasi dan foto pascaoperasi dari 30 pasien perempuan berkulit putih yang melakukan operasi plastik wajah dari 2009 sampai 2013.
Prosedur yang dilakukan beberapa diantaranya adalah facelift, operasi dan awah kelopak mata, menaikan alis dan leher hingga dagu implan.
Individu yang dinilai melalui foto-fotonya memiliki enam ciri-ciri kepribadian (agresivitas, mampu menerjemahkan banyak hal, disukai, dipercayaan, mencari risiko dan keterampilan sosial), serta memiliki daya tarik dan lebih feminin. Foto pra dan pascaoperasi pasien yang sama, tidak termasuk dalam kelompok tunggal untuk menghindari penarikan yang bias.
Dari hasil analisis terhadap foto-foto ini, tim peneliti mengungkap ada peningkatan yang signifikan secara statistik antara skor pra operasi dan pascaoperasi untuk kepribadian yang disukai, memiliki keterampilan sosial, atraktif dan feminin ketika semua prosedur operasi plastik wajah dievaluasi bersama-sama.
Menurut laporan penelitian yang diterbitkan secara online oleh JAMA Operasi Plastik Wajah ini, peningkatan nilai untuk sifat-sifat lainnya, secara statistik, tidak signifikan. (timesofindia.com)
Penelitian untuk mengukur perubahan persepsi kepribadian yang terjadi setelah perempuan melalukan operasi peremajaan wajah itu, mengungkap, perubahan penampilan dapat meningkatkan anggapan seseorang yang berkaitan dengan bagaimana dia disukai, keterampilan sosial yang dimiliki, daya tarik dan juga feminitas.
"Evaluasi komprehensif dan perawatan pasien yang menjalani peremajaan wajah membutuhkan pemahaman yang lebih luas dari banyak perubahan dalam persepsi yang mungkin terjadi dengan bedah intervensi," kata Michael J. Reilly yang memimpin penelitian ini. Ia menambahkan, persepsi wajah tidak hanya didefinisikan dari kemudaannya saja tetapi juga raut wajah.
Penelitian ini menggunakan foto pra operasi dan foto pascaoperasi dari 30 pasien perempuan berkulit putih yang melakukan operasi plastik wajah dari 2009 sampai 2013.
Prosedur yang dilakukan beberapa diantaranya adalah facelift, operasi dan awah kelopak mata, menaikan alis dan leher hingga dagu implan.
Individu yang dinilai melalui foto-fotonya memiliki enam ciri-ciri kepribadian (agresivitas, mampu menerjemahkan banyak hal, disukai, dipercayaan, mencari risiko dan keterampilan sosial), serta memiliki daya tarik dan lebih feminin. Foto pra dan pascaoperasi pasien yang sama, tidak termasuk dalam kelompok tunggal untuk menghindari penarikan yang bias.
Dari hasil analisis terhadap foto-foto ini, tim peneliti mengungkap ada peningkatan yang signifikan secara statistik antara skor pra operasi dan pascaoperasi untuk kepribadian yang disukai, memiliki keterampilan sosial, atraktif dan feminin ketika semua prosedur operasi plastik wajah dievaluasi bersama-sama.
Menurut laporan penelitian yang diterbitkan secara online oleh JAMA Operasi Plastik Wajah ini, peningkatan nilai untuk sifat-sifat lainnya, secara statistik, tidak signifikan. (timesofindia.com)
Komentar
Berita Terkait
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes
-
Ria Ricis Akhirnya Akui Oplas Hidung, Sekalian Biar Makin Cantik
-
Dari Tabu ke Tren: Mengapa Pasien Indonesia Mulai Melirik Bangkok untuk Operasi Plastik
-
Operasi Plastik: Solusi Kreatif Atasi Sampah Plastik Lewat Hal Simpel
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Target PLTS 100 GW Prabowo, IESR Ingatkan Kesiapan Eksekusi di Lapangan