Ilustrasi. (Shutterstock)
Orgasme merupakan puncak kepuasan perempuan saat berhubungan intim dengan pasangannya. Sayangnya saat perempuan hampir mencapai titik kepuasan tersebut, pasangannya terkadang merusak ritme bercinta sehingga membuat perempuan gagal orgasme.
Kondisi ini tentu saja sangat menyebalkan dan membuat suasana hati perempuan jadi berubah. Lantas, hal-hal apa saja yang bisa membuat perempuan tidak bisa orgasme?
1. Terlalu intens
Terlalu banyak melakukan tekanan pada klitoris, tanpa melakukan foreplay yang cukup bisa membuat perempuan tak mencapai orgasme. Jadi, lelaki harus melakukan pemanasan yang cukup sebelum menekan hotspot perempuan. Lakukanlah langkah ini dengan gerakan yang lambat. Caranya, berikan sedikit tekanan lembut pada klitoris dan lakukan itu dengan kecepatan lambat. Kemudian secara bertahap tingkatkan ritme bercinta ketika gairahnya telah memuncak.
2. Sering bertanya
Berhentilah bertanya kepada perempuan kapan akan orgasme. Itu hanya akan membuatnya kehilangan konsentrasi dan pada akhirnya gagal mencapai klimaks. Bertanya kapan perempuan akan orgasme juga bisa memicu rasa cemas yang nantinya menggagalkan orgasme. Menghindari hal ini, lelaki harus lebih tenang dan ikut membantu perempuan untuk mencapai klimaks.
3. Mengubah kecepatan
Ketika mendekati orgasme, perempuan membutuhkan tekanan dan irama yang konstan selama beberapa saat. Oleh karena itu lelaki harus bisa memastikan bahwa mereka telah memberikan kecepatan yang konstan sama dalam beberapa saat sebelum pasangannya mencapai orgasme. Bila lelaki tiba-tiba memutuskan untuk meningkatkan kecepatan saat perempuan hampir mencapai puncak, langkah ini bisa saja menggagalkan orgasme, pasangan jadi kehilangan fokus.
4. Menyalakan TV
Untuk meraih orgasme, perempuan perlu menjaga konsentrasinya. Karenanya, jangan merusaknya dengan gangguan sekecil apa pun, termasuk melihat ke arah TV. Jadi, untuk amannya matikan saja TV-nya.
5. Terlihat tidak antusias
Seperti halnya lelaki, perempuan juga ingin melihat pasangan mereka tampak antusias ketika mereka hampir mencapai orgasme. Karena itu, lelaki harus mencoba untuk memasang wajah antusias saat perempuan hampir meraih klimaks. (Men's Health)
Kondisi ini tentu saja sangat menyebalkan dan membuat suasana hati perempuan jadi berubah. Lantas, hal-hal apa saja yang bisa membuat perempuan tidak bisa orgasme?
1. Terlalu intens
Terlalu banyak melakukan tekanan pada klitoris, tanpa melakukan foreplay yang cukup bisa membuat perempuan tak mencapai orgasme. Jadi, lelaki harus melakukan pemanasan yang cukup sebelum menekan hotspot perempuan. Lakukanlah langkah ini dengan gerakan yang lambat. Caranya, berikan sedikit tekanan lembut pada klitoris dan lakukan itu dengan kecepatan lambat. Kemudian secara bertahap tingkatkan ritme bercinta ketika gairahnya telah memuncak.
2. Sering bertanya
Berhentilah bertanya kepada perempuan kapan akan orgasme. Itu hanya akan membuatnya kehilangan konsentrasi dan pada akhirnya gagal mencapai klimaks. Bertanya kapan perempuan akan orgasme juga bisa memicu rasa cemas yang nantinya menggagalkan orgasme. Menghindari hal ini, lelaki harus lebih tenang dan ikut membantu perempuan untuk mencapai klimaks.
3. Mengubah kecepatan
Ketika mendekati orgasme, perempuan membutuhkan tekanan dan irama yang konstan selama beberapa saat. Oleh karena itu lelaki harus bisa memastikan bahwa mereka telah memberikan kecepatan yang konstan sama dalam beberapa saat sebelum pasangannya mencapai orgasme. Bila lelaki tiba-tiba memutuskan untuk meningkatkan kecepatan saat perempuan hampir mencapai puncak, langkah ini bisa saja menggagalkan orgasme, pasangan jadi kehilangan fokus.
4. Menyalakan TV
Untuk meraih orgasme, perempuan perlu menjaga konsentrasinya. Karenanya, jangan merusaknya dengan gangguan sekecil apa pun, termasuk melihat ke arah TV. Jadi, untuk amannya matikan saja TV-nya.
5. Terlihat tidak antusias
Seperti halnya lelaki, perempuan juga ingin melihat pasangan mereka tampak antusias ketika mereka hampir mencapai orgasme. Karena itu, lelaki harus mencoba untuk memasang wajah antusias saat perempuan hampir meraih klimaks. (Men's Health)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
5 Rekomendasi Setrika Uap yang Praktis Atasi Baju Kusut Tanpa Papan Setrika
-
6 Shio Paling Beruntung yang Menarik Kekayaan dan Kemakmuran di 11 Februari 2026
-
Kontras Memukau: Zaskia dan Shireen Sungkar Hadirkan 'Legacy' Ramadan 2026 dengan Dua Gaya Berbeda
-
Rekam Jejak Mohan Hazian, Bos Brand Lokal Terseret Dugaan Pelecehan Seksual
-
Mengenal Tradisi Nyekar yang Sering Dilakukan Jelang Ramadan
-
Satya Wacana Salatiga Perkuat Fisik Jelang IBL 2026, Tekankan Sinergi Nutrisi dan Latihan Beban
-
Tidak Pakai Sunscreen Menyebabkan Flek Hitam? Cek 5 Rekomendasi Tabir Surya SPF Tinggi
-
Hadorot Ziarah Kubur Orang Tua Sebelum Puasa Ramadhan, Kapan Waktu yang Tepat?
-
Ramalan Keuangan Zodiak 11 Februari 2026, Siapa Paling Berlimpah Rezeki?
-
Mengenal Apa Itu Open Marriage dan Pandangannya dalam Islam