Suara.com - Konsul Jenderal India pada Minggu (21/6/2015) waktu setempat menggelar Hari Yoga Internasional pertama di Kota Ho Chi Minh, dengan diikuti oleh lebih dari 3.000 orang Vietnam dan asing, kata harian lokal Thanh Nien (Generasi Muda) News.
Acara tersebut adalah bagian dari Hari Yoga Internasional 2015, yang diselenggarakan secara serentak di banyak kota di seluruh dunia, setelah Sidang Majelis Umum PBB mengumumkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional.
Di Kota Ho Chi Minh, organisasi Vietnam Book of Records mencatat rekor jumlah orang paling banyak yang mempraktekkan Yoga dalam satu waktu di negeri itu.
Praktisi Yoga akan merasakan keharmonisasi di dalam tubuh dan fikirannya, ketika semuanya tampak bercampur jadi satu, tak peduli ras, agama dan suku. Berbagai kajian telah memperlihatkan bahwa Yoga menyembuhkan pikiran dan tubuh, kata Smita Pant, Konsul Jenderal India di Kota Ho Chi Minh.
Pant menyeru semua pusat Yoga agar menyelenggarakan pelatihan secara gratis selama satu bulan.
Sementara itu, Markas Besar PBB di New York, juga melakukan hal serupa. Lebih dari seratus orang, termasuk diplomat dan staf, mempraktekkan Yoga di Markas Besar PBB pada Minggu Ahad (21/6/2015).
Sekretaris Jenderal PBb ban Ki-moon dan istrinya, Yoo (Ban) Soon-taek, bergabung dengan massa, dengan bimbingan guru Yoga Sri Sri Ravi Shankar dari India, untuk mempraktekkan gerakan pernapasan dan meditasi Yoga.
Saat memberi sambutan dalam kegiatan tersebut, Ban mengatakan, "Saya berharap jika Yoga meningkatkan ketrampilan fisik, itu juga dapat mendorong ketangkasan diplomatik."
Ia juga berharap Yoga akan memberi orang di mana saja pengertian dan kesatuan yang diperlukan untuk hidup dan bekerja sama dalam keharmonisan dan dorongan dalam kehidupan bermartabat.
Yoga adalah suatu jenis kegiatan fisik, mental dan spiritual kuno yang berasal dari India. Kata "Yoga" berasal dari Bahasa Sanskerta dan berarti "bergabung, atau menyatu", yang melambangkan kesatuan tubuh dan pikiran.
Kegiatan tubuh-pikiran tersebut terus makin terkenal di seluruh dunia. Pada 11 Desember 2014, Sidang Majelis Umum PBB di dalam resolusinya mengumumkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional. (Antara/Xinhua-OANA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Dentuman Erupsi Anak Krakatau Menggelegar Hingga 3 Provinsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sejumlah Penerbangan Lampung-Jakarta Dibatalkan
-
Ramalan Zodiak Gemini 6 September 2026: Jauhi Drama Kantor, Saatnya Isi Ulang Energi
-
Erupsi Anak Krakatau, Warga Keluhkan Mata Perih Imbas Hujan Abu Vulkanik
-
Cara Refund Tiket Pesawat di Traveloka dan Tiket.com Imbas Erupsi Krakatau
-
16 Kode Redeem FF Aktif 6 September 2026: Klaim Bundle Terbaru dan Voucher Incubator
-
Mata Perih dan Napas Sesak, Warga Serang Terdampak Hujan Abu Gunung Anak Krakatau
-
Bandara Soetta Tutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, 22.798 Penumpang Gagal Terbang Pagi Ini
-
5 Shio yang Paling Setia dan Tidak Gampang Berpaling dalam Hubungan, Punya Komitmen Kuat
-
Saat Keni Belajar Berkata Tidak