Suara.com - Banyak pasangan yang merasa kalau kondisi pernikahan baik-baik saja, kendati sebetulnya tidak disadari ada situasi dimana bibit bencana sudah berlangsung sejak lama. Rasanya Anda perlu segera menyadari dan memperbaikinya.
Kadang ada saat bencana disebabkan hal konyol yang secara tak sadar mulau muncul diantara pasangan menikah.
Berikut 9 tanda kalau pernikahan mulai menemui bencana:
1. Menggali kesalahan masa lalu, secara lisan menyalahgunakan dan meremehkan mertua yang hampir menjadi hal umum antar pasangan.
2. Kedua mencari alasan konyol untuk melawan. Anda mencoba menghindari sama lain dan tidak berharap untuk pulang ke rumah. Bahkan keluhan sepele berubah menjadi pertarungan sengit.
3. Tidak ada keputusan bersama lagi. Ini hanya masalah ego untuk membuktikan apa yang Anda rasakan benar.
4. Saling cemburu berlebihan.
5. Saling merasa diremehkan dan diindahkan. Anda tidak merasa bagian dari keluarga sama sekali. Ini berarti bahaya!
6. Selingkuh. Ini adalah kesalahan yang tak terampuni dan berarti akhir dari pernikahan.
7.Tak ada gairah seks. Seks adalah bumbu penting diantara pasangan. Jaranganya becinta bisa menjadi salah satu sebab pasangan menikah saling menjauh.
8. Sengaja memendam masalah dn tidak ada upaya untuk saling berbicara satu sama lain untuk menyelesaikan perbedaan pendapat.
9. Kurang komunikasi. Bagian ini dijamin bisa menyebabkan hubungan pernikahan menemui jalan buntu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?