Lombok tak hanya memiliki keindahan alam yang luar biasa tapi juga wisata kuliner yang unik. Dan, untuk menikmati kuliner laut khas Lombok dengan latar belakang pantai yang indah, cobalah ke Pantai Nipah.
Pantai Nipah terletak di sebelah utara Lombok Barat. Dari Pantai Senggigi, perjalanan menuju Pantai Nipah memerlukan waktu sekitar 20 menit. Waktu menunjukkan pukul 17.00 WITA saat saya tiba di pantai Nipah. Perjalanan sore sengaja saya pilih, karena ingin sekalian menikmati matahari terbenam di sana.
Memulai perjalanan menggunakan sepeda motor, saya pun disambut dengan jalanan mulus beraspal. Ya, jalur ini merupakan jalur utama menuju Pelabuhan Bangsal dan pusat pariwisata yang jaraknya cukup dekat dengan kota Mataram, ibukota provinsi NTB sehingga tak heran jika infrastruktur di kawasan ini sudah sangat baik.
Sepanjang perjalanan saya disuguhi pemandangan laut yang indah, karena jalur itu itu terletak tepat berada persis di pinggir pantai. Kontur jalan yang berbelok-belok dan naik-turun membuat perjalanan menuju pantai ini menjadi petualangan yang seru. Apalagi saat langit semakin berwarna keemasan.
Pantai Nipah cukup mudah untuk ditemui, ini ditandai dengan jejeran saung yang menjual makanan di sepanjang pinggir jalan. Dan tak lama kemudian papan nama bertuliskan “Pantai Nipah” saya ditemui.
Matahari pun sudah mendekati peraduan ketika saya tiba di sana. Langit keemasan, deburan ombak dan semilir angin pantai menyambut saya. Beruntung saat itu pantai sedang sepi, sehingga saya bisa menikmati keindahan ini tanpa diganggu.
Setelah puas menikmati matahari tenggelam, saya pun memutuskan untuk makan malam di deretan saung pinggir jalan yang letaknya berada di pintu gerbang Pantai Nipah. Menu yang ditawarkan pun memang tak jauh-jauh dari makanan laut. Namun yang satu ini spesial, karena menggunakan bumbu rahasia khas Lombok yang terkenal pedas dan gurih.
Saya pun memesan cumi dan udang bakar, serta plecing terong. Tak berapa lama pesanan itu datang bersama dengan nasi hangat. Cumi dan udang bakar disajikan menyerupai sate dalam satu piring. Satu tusuknya terdapat tiga udang dan tiga potongan besar cumi, dalam warna kemerahan. Harganya? hanya Rp5 ribu pertusuknya.
Disajikan bersama irisan cabai rawit, bawang dan tomat yang dipotong dadu. Siapa yang tergoda dengan makanan ini? Paduan rasa gurih dan rasa manis yang samar berpadu dengan rasa pedas langsung menyerang lidah saya.
Sedangkan plecing terong, tampil cukup unik. Di Jakarta, biasanya saya hanya menemukan plecing kangkung di restoran-restoran khas Lombok. Terong di sini dimasak dengan cara dibakar. Lalu kulit hitamnya dikupas, dan disuir menjadi potongan-potongan panjang. Hidangan dengan harga Rp10 ribu disajikan dengan sambel plecing yang super pedas. Aroma bakarnya seakan menambah nafsu makan saya.
Menikmati kuliner di Pantai Nipah sangat berkesan. Apalagi dengan latar belakang sunsetnya yang indah. Anda harus mencobanya ya!
Berita Terkait
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban