Suara.com - Seorang artis keturunan Meksiko di Amerika Serikat menciptakan sebuah alat bantu seksual atau dildo berwajah pengusaha Donald Trump, sebagai bentuk protes atas pidato kandidat presiden dari Partai Republik yang menghina imigran Meksiko.
Fernando Sosa, nama seniman itu, merancang dan mencetak Butt plug - dildo yang digunakan pada anus - yang ujungnya berbentuk kepala Trump. Ia menjual dildo itu di website Shapeways, sebuah website berisi hasil karya printer 3D, dengan harga sekitar Rp445.000.
"Saya biasanya membuat butt plug untuk menyindir diktator, pembenci kaum homoseksual, dan politikus. Akan tetapi, ketika mendengar pidato Donald Trump tentang orang Meksiko dan Latin dari Amerika Selatan, saya sangat marah," tulis Sosa di website itu.
Sosa, yang mengaku lahir di Meksiko dan pindah ke AS pada usia 11 tahun, mengatakan bahwa Trump sengaja menghina imigran Meksiko untuk kepentingan politik.
"Donald Trump bukan orang bodoh. Ia mungkin lahir sebagai orang kaya dan sempat bangkrut beberapa kali, tetapi dia bukan orang bodoh. Ia sengaja menghina imigran, terutama orang Meksiko karena dia mengira kami tak punya kekuatan," beber Sosa lebih lanjut.
Trump pada Juni kemarin, saat mengumumkan dirinya maju dalam persaingan memperebutkan pencalonan dari Partai Republik, mengatakan bahwa Meksiko mengirim "pemerkosa, perampok, dan pengedar narkotika" untuk merusak warga AS.
"Saya bukan pemerkosa dan bukan pengedar narkotika. Saya punya gelar di bidang animasi 3D dan punya perusahaan percetakan 3D. Saya bisa mendesain, mencetak, dan menjual replika Anda ke setiap orang," tulis Sosa, yang menegaskan bahwa aksinya itu adalah bentuk "kebebasan berekspresi", hak asasi yang paling dihormati di AS.
Trump bukan satu-satunya sasaran kemarahan Sosa. Di dalam katalog produknya, Sosa juga membuat dildo mirip pemimpin Korea Utara, Kim Jong un, Wali Kota Toronto, Kanada, Rob Ford, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Saham Rasa Kripto, Gaya Baru Investasi Digital Native
-
Kulit Kusam? Ini 5 Body Lotion yang Bisa Membantu Mencerahkan Kulit
-
Hasil Studi: Reputasi Kelihatan Abstrak, Tapi Bisa Bikin Perusahaan Panen Untung
-
Tren Steak Premium: Eksplorasi Rasa Daging Sapi Australia di Awal Tahun
-
Parfum Wardah Bisa Tahan Berapa Jam? Ini 5 Varian yang Wanginya Paling Awet
-
Mengapa Menulis Memoar seperti Aurelie Moeremans Bisa Sembuhkan Trauma Masa Lalu?
-
Nour Al Qalam Perluas Pasar Global, Hadirkan Fashion Kaligrafi Arab di Indonesia
-
6 Promo Imlek Gerai Makanan Cepat Saji, Manfaatkan Kesempatan
-
Doa Malam Isra Miraj 27 Rajab, Lengkap dengan Tata Cara agar Hajat Cepat Terkabul
-
Baju Teal Blue Cocok dengan Hijab Warna Apa? Pasangkan dengan Ini Agar Lebaranmu Makin Kece