Suara.com - Pernahkah Anda berpikir, bagaimana boneka seks dibuat? Bagaimana perusahaan boneka seks mengetahui, bahwa karya mereka benar-benar dapat memuaskan seseorang yang membelinya?
Ya, keberhasilan dan kesempurnaan boneka seks tak lepas dari jasa pekerja yang mencoba boneka-boneka tersebut setelah selesai dibuat.
Seorang pencoba boneka seks profesional menceritakan bagaimana dia memiliki "pekerjaan terbaik di dunia".
Saat mencoba boneka seks, secara terus terang ia mengaku bahwa ada beberapa jenis orgasme yang terjadi.
Adalah Karleen Howden yang memiliki tugas uji coba boneka seks yang baru dibuat. Setiap minggunya, Karleen menguji dua boneka. Perempuan berusia 30 tahun ini bahkan telah mengirim boneka seks pada ibunya, Elaine Howden, 53, untuk juga mengujinya.
Ia mengatakan bahwa pekerjaannya yang cukup unik ini tidak membuat dia hilang selera untuk berhubungan seks dengan kekasihnya, Desi Marjolin.
Dalam kehidupan sehari-hari, kekasihnya sangat mendukung karirnya. Beberapa kali, Marjolin membantunya menguji beberapa boneka.
"Dia baik-baik saja dengan pekerjaan saya, dia juga tidak keberatan bila ada boneka yang saya bawa pulang. Dia juga sering terlibat dalam percobaan sehingga kita bisa menguji boneka seperti ketika digunakan sendirian maupun bersama orang lain," katanya.
Karleen pun tidak pernah merasa tidak bahagia bersama Marjolin. Keduanya memiliki pemikiran terbuka mengenai kehidupan seks. Perempuan asal Bexley ini pun mengaku bahwa dengan pekerjaannya, telah mendorong keluarga dan teman-teman untuk berbicara lebih terbuka tentang kehidupan seks mereka.
"Mendengar bagaimana secara terbuka saya berbicara tentang seks telah membuat teman-teman saya berbicara lebih nyaman tentang pengalaman mereka sendiri," jelasnya.
Secara jelas ia juga menceritakan bahwa dirinya dibesarkan untuk bersikap lebih terbuka tentang seks. Masalah ini bukanlah menjadi hal yang tabu dalam lingkungan keluarga.
"Saya punya lima saudara dan saya sudah mengirimkan mereka semua boneka untuk dicoba," katanya.
Karleen pun mengirim bola kegel pada ibunya, yang dirancang untuk mengencangkan otot-otot dasar panggul. Mereka saling bercerita secara rinci sehingga tidak canggung sama sekali. (standardmedia.co)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
5 Liptint untuk Anak Sekolah yang Warnanya Natural dan Nyaman Dipakai
-
5 Moisturizer Lokal Alternatif La Mer The Moisturizing Soft Cream untuk Atasi Tanda Penuaan
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur Tahan Lama Meski Tanpa Foundation, Wajah Bebas Kilap
-
Achmad Syahri Assidiqi Lulusan Mana? Politisi Gerindra Asyik Merokok dan Main Gim saat Rapat
-
Moisturizer Viva Cocok untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya
-
Umur dan Pendidikan Adela Kanasya, Anak Adies Kadir Dilantik Gantikan Ayahnya di DPR
-
Peneliti Ingatkan Target Konservasi Global 30x30 Perlu Utamakan Hak Masyarakat Lokal
-
OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Kampus Apa? Dapat Beasiswa, Bisa Kuliah dari Penjara
-
Dari Drakor ke Seoul, Wujudkan Liburan Impian di Korea Hybrid Travel Fair 2026