Suara.com - Anda suka makanan laut, tapi ogah mengolah karena tak suka dengan bau amisnya? Atau malah takut alergi karena cara mengolah yang tak benar?
Ya, selama ini banyak orang menganggap mengolah makanan laut dianggap sebagai makanan yang sulit untuk diolah. Padahal cara mengolah yang salah akan mengakibatkan rasa masakan menjadi tak enak.
Bahkan dalam proses memilih makanan laut yang segar, banyak orang juga sering menemukan kendala. Tidak tahu bagaimana cara membedakan makanan laut yang masih segar dan tidak. Nah, untuk menjawab permasalahan ini, Chef Arnold Poernomo pun membagi tipsnya.
Salah satu juri Master Chef Indonesia mengatakan, langkah pertama ketika memilih makanan laut adalah dengan menciumnya. Makanan laut yang segar akan memiliki aroma lautan yang khas, sementara yang sudah tak segar lagi, akan beraroma amis menyengat.
Setelah itu, lelaki kelahiran Surabaya ini juga menyarankan untuk menekan makanan laut sebelum membelinya.
"Kalau kita pegang terus kita tekan, kemudian peyok dan gak balik lagi, berarti itu nggak segar. Tapi kalau dia balik lagi, itu berarti segar," ujarnya.
Nah, untuk menghilangkan bau amis, Arnold menyarankan untuk tidak merendam di dalam perasan air jeruk, melainkan hanya menggunakan garam dan lada saja.
"Kalau mau pakai perasan air jeruk, bisa. Tapi jangan terlalu lama direndam. Kalau direndam, dari warnanya saja sudah kelihatan berubah putih atau pucat. Itu berarti seafoodnya sudah mengalami proses dimasak. Sudah matang sebenarnya," tambahnya.
Untuk menggoreng, Arnold menyarankan menggunakan minyak zaitun ketimbang minyak goreng agar lebih aman. Jika Anda ingin menyimpannya, pastikan tempat penyimpanan harus selalu dingin, misalnya di dalam freezer.
Berita Terkait
-
12 Resep Orek Tempe Pedas Manis yang Enak dan Gampang Dibuat
-
Resep Semur Telur Kecap Manis: Lezatnya Rasa Tradisi di Setiap Suapan!
-
Rahasia Kuah Medok dan Bening: 6 Resep Soto Ayam Khas Nusantara
-
Menu Harian Favorit: 3 Variasi Resep Ayam Kecap yang Lezat dan Gampang
-
Mengandung Racun Berbahaya, Inilah 7 Daftar Ikan Laut yang Tidak Aman Dikonsumsi
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan