Pegiat wisata minat khusus yang tergabung dalam "Trans Adventure" siap menggelar kegiatan "Pendakian Bersama dan Bersih Gunung Slamet 3.428 Mdpl" mulai 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016.
"Kegiatan dalam rangka Hari Jadi Ke-185 Purbalingga ini kami selenggarakan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Kabupaten Purbalingga," kata Ketua Panitia Pendakian Bersama Firman Winata di Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (4/9/2015).
Menurut dia, wisata minat khusus berupa pendakian Gunung Slamet melalui jalur Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, makin banyak diminati oleh pendaki dari berbagai daerah di Indonesia.
Bahkan, kata dia, para pendaki Gunung Slamet itu tidak hanya dari kalangan pegiat alam, tetapi juga masyarakat luas dengan berbagai usia.
Ia mengatakan bahwa wisata pendakian memberikan tantangan tersendiri dan menjanjikan kepuasan batin bagi pendaki karena bisa berinteraksi dengan alam dan menganggumi betapa besar ciptaan Tuhan.
Kendati demikian, dia mengakui bahwa kegiatan para pendaki meninggalkan sampah di sepanjang jalur pendakian.
"Oleh karena itu, kami bersama Dinbudparpora akan menggelar kegiatan pendakian bersama dan bersih Gunung Slamet," katanya.
Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut ditujukan untuk menggugah kembali semangat masyarakat dan memberikan contoh nyata untuk menjaga kelestarian alam.
Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut juga sebagai wadah untuk menyalurkan hobi masyarakat penggemar aktivitas pendakian gunung.
"Kegiatan yang kami untuk memperingati Hari Jadi Ke-185 Purbalingga ini juga sebagai ajang silaturahmi antarpegiat aktivitas alam bebas sehingga diharapkan muncul ikatan emosional yang positif untuk mewujudkan kesadaran menjaga kelestarian alam," katanya. (Antara)
Ia menargetkan sebanyak 500 pendaki akan turut serta dalam kegiatan tersebut karena berdasarkan pengalaman, kegiatan pendakian ke puncak Gunung Slamet pada malam tahun baru mengalami peningkatan tajam.
Menurut dia, kegiatan tersebut akan diawali dengan pembentangan bendera Merah Putih dan lambang Kabupaten Purbalingga di puncak Gunung Slamet pada tanggal 18 Desember 2015 yang bertepatan dengan Hari Jadi Ke-185 Purbalingga.
"Pembentangan bendera tersebut akan dilakukan panitia, sementara kegiatan yang melibatkan peserta akan dilakukan pada tanggal 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016 dan seluruh pendaki yang menuju puncak akan dibekali kantong sampah," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Rekomendasi Smartband Murah untuk Olahraga, Fitur Lengkap Mulai Rp200 Ribuan
-
5 Parfum Vanilla yang Aromanya Tidak Bikin Pusing, Elegan untuk Berbagai Aktivitas
-
Fakta dan Makna Paskah, Lengkap dengan Alasan Tanggal Peringatannya Selalu Berubah
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada April 2026, Rezeki Diprediksi Makin Berlimpah
-
Cara Cek Hasil SNBP 2026, Ini Tandanya Kalau Anda Lolos PTN Impian
-
6 Shio Paling Beruntung dan Panen Cuan Pada 30 Maret 2026
-
8 Cara Memakai Parfum agar Wangi Tahan Lama, Jangan Asal Semprot
-
Hoki Besar! 4 Shio Paling Beruntung pada 30 Maret5 April 2026
-
5 Cushion Dengan SPF yang Tahan Lama Seharian, Kulit Terlindungi dari Sinar UV
-
Tukar Tabung Elpiji 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg Gratis di Pertamina, Cek Cara dan Lokasinya di Sini!