Menengok perempuan Iran di tahun 1970an, ternyata sungguh berbeda dengan sekarang. Dalam serangkaian foto yang dipublikasikan ulang oleh BoredPanda.com, terlihat betapa glamour perempuan Iran sebelum Revolusi meletus pada Desember 1979.
Di situ terlihat bagaimana para model menebar senyum sambil menatap kamera, mengeriting rambutnya dan memamerkan kaki, lengan dan leher mereka yang telanjang. Kontras dengan kondisi sekarang, di mana perempuan harus mengenakan jilbab dan menutup aurat saat berada di ruang publik.
Foto-foto itu menunjukkan, kebebasan perempuan Iran di masa lalu yang tanpa segan mengadopsi perkembangan mode dari barat. Dalam foto itu, tergambar perempuan dengan mengenakan rok mini yang dipadu dengan sepatu boot setinggi betis. Juga model yang mengenakan tanktop warna putih yang dipadu dengan celana pendek, berpose di samping pesepakbola yang berjongkok di atas lapangan bersalju.
Gaya pakaian mereka juga sama yang sedang ngetren di Barat pada waktu itu. Seperti gaun koktail enampuluhan dengan potongan leher sendok dan potongan pas di pinggang sebagaimana diperagakan oleh aktris seperti Ali McGraw.
Make-up glamour yang menonjolkan mata dengan maskara tebal dan lipstik menyala menjadi gaya saat itu. Twist Iran ditambahkan di Hollywood tradisional tua ini. Tatanan rambut mereka juga tak beda jauh dengan para model yang muncul di halaman-halaman majalah fesyen AS atau Inggris di masa itu.
Kini perempuan Iran wajib menutupi seluruh tubuhnya, meskipun sebagian dari mereka kadang masih mengenakan pakaian bergaya dan sering memakai pakaian berwarna-warni. (dailymail.co.uk)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Suara.com - Maia Tolak Tawaran Mulan untuk Balikan dengan Dhani
Google Nobatkan "Haji Lulung" Sebagai Penguasa Meme 2015
Layaknya Dongeng, Anak Ini Miliki Hidung Pinokio
Tawa Lepas Jokowi Saat Setya Novanto Mundur
Berita Terkait
-
Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis
-
Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang
-
RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!
-
Breasts and Eggs: Perempuan yang Melawan Standar Tubuh dan Norma Sosial
-
Bukan Cuma Modal, Ini Bekal Sequis untuk Perempuan Wirausaha
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana