Suara.com - Tahukah Anda bahwa makanan yang Anda konsumsi dapat mempengaruhi fungsi otak? Untuk bekerja secara maksimal, otak membutuhkan makanan yang sehat.
Sayangnya di sekitar kita masih banyak makanan yang terlihat sehat namun menyimpan potensi buruk bagi fungsi otak dan kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu sebaiknya Anda mulai berhenti untuk konsumsi empat jenis makanan berikut!
1. Sisa makanan kemarin
Makanan kemarin yang belum habis biasanya akan kembali dipanaskan dan dikonsumsi keesokan harinya. Namun penelitian menunjukkan bahwa makanan sisa yang akan dikonsumsi lebih dari 10 jam berikutnya terbukti mengandung sporangium yang dapat memicu penurunan kondisi tubuh. Jadi pastikan Anda selalu menghabiskan makanan pada satu hari dan tidak mengonsumsinya di hari berikutnya.
2. Nasi
Ya, makanan pokok di Indonesia ini ternyata berbahaya jika disimpan selama lebih dari 15 jam. Paslanya sebuah bakteri bernama Bacillus Careus Galur, ditemukan tumbuh dalam nasi yang disimpan terlalu lama. Akibatnya hal ini dapat memicu berbagai penyakit seperti diare dan muntah.
3. Salad buah
Mengonsumsi buah secara langsung lebih bergizi dan sehat bila dibandingkan dalam bentuk salad buah. Pasalnya jika dimasak dalam bentuk salad, buah cenderung lebih mungkin terpapar patogen dan berbagai bakteri yang berbahay. Jika Anda masih lebih senang mengonsumsi salad buah, pastikan untuk mengonsumsinya dalam waktu satu jam untuk menghindari penyebaran bakteri.
4. Susu non pasteurisasi
Penelitian menyebutkan bahwa susu non pasteurisasi lebih rentan terpapar bakteri yang didapat dari hewan. Oleh karena itu pastikan Anda mengonsumsi susu pasteurisasi yang telah melewati serangkaian proses untuk menghilangkan bakteri buruk penyebab penyakit. (boldsky.com)
Berita Terkait
-
Mengenal Susu Kambing Etawa, Mulai dari Kandungan hingga Manfaatnya untuk Tubuh
-
Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi
-
Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu
-
Lewat Kreasi Anak untuk Negeri, Susu Tango Kido Kenalkan Produk Full Cream Baru
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali