Suara.com - Sophie Marceau, aktris Prancis yang memerankan kekasih James Bond dalam film The World is Not Enough (1999) menghadiri jamuan tradisi makan-makan gastronomi Prancis yang diselenggarakan Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia di Jakarta.
"Terakhir kali saya ke Indonesia sekitar 30 tahun lalu. Saya membawa banyak kerajinan tangan ke Prancis, seperti batik dan kain ikat. Saya harap acara ini menjadi pertukaran budaya dan seni antarnegara," kata Sophie pada Gala Dinner Good France, Minggu (21/3/2016) malam.
Sophie yang memerankan Elektra King dalam The World is Not Enough mengatakan saat dirinya kembali ke Indonesia, ia membawakan kerajinan tangan Prancis untuk diperkenalkan pada masyarakat di sini.
Dalam perayaan internasional seni tata boga Prancis "gastronomi" ini, Sophie membawakan koleksi sepatu flat miliknya bernama Villebois.
"Kali ini saya yang membawa kerajinan Prancis, yakni koleksi sepatu supaya bisa diketahui banyak orang. Bagi saya, seni adalah bagian terpenting dalam hidup yang membuat dunia lebih baik. Oleh karenanya saya senang bisa berbagi hal-hal yang indah," kata Sophie yang mengenakan gaun biru tersebut.
Senada dengan itu, Duta Besar untuk Indonesia dan Timor Leste Corinne Breuze mengatakan kehadiran Sophie mampu menunjukkan kehebatan kerajinan tangan Prancis.
"Kami tidak sabar melihatnya sebentar lagi. Mode dan gastronomi berpadu dalam jamuan makan malam ini untuk membahagiakan kita semua," kata Dubes Corinne.
Selain Sophie yang memamerkan koleksi sepatunya, perancang busana asal Indonesia Poppy Darsono ikut memperlihatkan sejumlah busana bertekstil nusantara.
"Ada 20 busana yang saya tampilkan, mulai dari gaun, celana, sampai jaket 'overcoat. Saya memakai bahan tekstil dari nusantara, seperti ikat, batik, songket dan tapis," kata Poppy.
Ia mengatakan seluruh busana yang ia tampilkan bertema "Reflection of Culture" Refleksi Budaya dengan bahan kain kebanggan Indonesia.
Menurutnya, dengan menampilkan tema lokal akan membuat produk busana tersebut memiliki karakter kuat yang tidak mencontoh produk lain, mampu bertahan, berbeda dan memiliki nilai tambah di pasar global. (Antara)
Berita Terkait
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
Peluncuran Game James Bond 007 First Light untuk Switch 2 Ditunda, PC Sesuai Jadwal
-
Hasil Liga Prancis: Tim Calvin Verdonk Bantai Lens, Lyon Ditahan Angers
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama