Suara.com - Isu lingkungan kini makin menjadi perhatian masyarakat, karena dampaknya yang sudah mulai dirasakan di berbagai belahan dunia. Tak ingin ketinggalan dalam mewujudkan lingkungan yang lestari, PT Unilever Indonesia bekerjasama dengan WWF Indonesia meluncurkan kampanye #beliyangbaik, yang mengajak konsumen lebih cerdas dalam memilih produk kebutuhan sehari-hari.
Head of Corporate Communication PT Unilever Indonesia, Maria Dewantini Dwianto mengatakan dengan kampanye #beliyangbaik ini masyarakat diajak untuk memperhatikan lima hal sebelum membeli sebuah produk.
Pertama, sebagai konsumen masyarakat harus mempertimbangkan apakah produk yang dibeli sesuai kebutuhan.
Kedua, memastikan darimana bahan baku untuk membuat produk berasal. Masyarakat disarankan untuk memilih produk yang dibuat dengan tidka merusak alam.
Ketiga, bagaimana proses produk dibuat. Empat, bagaimana kontribusi produk terhadap lingkungan dan masyarakat; dan terakhir, apakah kemasan produk dapat didaur-ulang untuk meminimalisir dampak pada lingkungan.
"Dengan memahami lima hal sebelum membeli produk kebutuhan sehari-hari, konsumen tak sekedar memberikan apa yang dibutuhkan keluarga, tetapi juga telah berinvestasi untuk kelestarian lingkungan demi masa depan yang cerah bagi anak-anak," imbuhnya.
Ia menambahkan, melalui program #beliyangbaik, konsumen dapat terinspirasi untuk melakukan perubahan gaya hidup dan ikut terlibat dalam mewujudkan lingkungan yang lestari.
"Karena mengenal hak serta memahami perlindungan konsumen saja belum cukup. Konsumen juga perlu cermat dalam mengambil keputusan ketika membeli produk kebutuhan sehari-hari, khususnya mengetahui potensi dampak terhadap lingkungan dari produk yang akan dibeli," tambah Maria.
Kegiatan kampanye #beliyangbaik, lanjut Maria berlangsung mulai 21 April hingga 17 Mei 2016 mendatang. Konsumen bisa berkontribusi melalui berbagai cara, seperti menulis tips pelestarian lingkungan di media sosial dengan menggunakan tagar #beliyangbaik hingga datang ke booth brightFuture di Hypermart.
Selain itu, penjualan produk tertentu Unilever juga akan didonasikan untuk program NEWtrees atau penanaman pohon dengan menggandeng WWF.
Berita Terkait
-
Mulai dari Rumah, Inilah 7 Cara Sederhana Menerapkan Green Living
-
Mengapa Perempuan Jadi Kunci Perubahan Gaya Hidup Ramah Lingkungan yang Lestari?
-
Eco-Friendly Lifestyle: Hidup Sehat dengan Peduli Sampah Elektronik
-
Boleh Ditiru, Cara Simpel Mulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan ala Puteri Indonesia Lingkungan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
6 Sabun Cuci Muka Purbasari untuk Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp30 Ribuan
-
3 Bedak Padat Purbasari yang Bisa Samarkan Noda Hitam di Wajah Berminyak
-
5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional
-
Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!
-
Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet
-
UMKM Wajib Tahu: Cara Naik Kelas ke Level Global dengan Modal Beasiswa
-
Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya
-
3 Produk Baru Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan di Rumah, Dipercaya Bikin Rezeki Lancar
-
Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung