Sajikan Beragam Menu Asia
Penasaran seperti apa cita rasa dari menu-menu Asia ini, saya pun memesan Risoles Srilanka dan Pempek khas Indonesia. Sekilas menu risoles ini tak jauh beda dengan risoles yang dijual di Indonesia.
Berisi sayuran, dan daging, yang membedakannya adalah bumbu Ceylon dengan cita rasa rempah yang begitu kentara. Sedangkan pada menu Pempek, cita rasa ikan Tengiri begitu terasa dengan kuah cuko yang pas di lidah.
Pada menu utama, ada banyak pilihan makanan yang membuat saya kesulitan saat memilihnya. Hingga akhirnya Nasi Ayam Betutu khas Bali dan mi kuah Pho Bo asal Thailand menjadi pilihan santap siang saya.
Pada menu Nasi Ayam Betutu, saya tidak merasakan cita rasa yang begitu istimewa seperti menu sejenis di daerah asalnya. Namun menu ini cukup mengenyangkan karena terdiri dari potongan ayam panggang dengan rempah bumbu Bali, sate lilit, sate ayam, sayur urap, lengkap dengan sambal matah tongkol dan sambal Bali.
Sementara saat menyantap menu Pho Bo saya dikejutkan dengan cita rasanya yang setali tiga uang dengan menu sejenis di restoran khas Vietnam. Saat kuah dihirup, rasanya gurih manis dengan semburat kaldu sapi yang kentara. Adapun mienya bertekstur lembut dengan kematangan yang pas. Benar-benar pilihan yang tepat.
Puas menyantap menu utama Anda bisa menutupnya dengan sajian manis nan lezat ini. Ada tape bakar, donat kampung, es krim, banana split hingga chocolate fudge brownies yang bisa Anda pilih.
Untuk melepas dahaga, ada puluhan jenis minuman yang bisa Anda nikmati. Mulai dari teh berperisa, minuman bersoda, kopi hingga minuman beralkohol.
Seperti konsep yang diusungnya, harga yang ditawarkan untuk menikmati menu-menu Asia ini tak jauh berbeda dengan menu-menu di kantin, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp70 ribu. Bedanya, di sini Anda akan mendapatkan pengalaman bersantap yang homey dan tak akan Anda dapatkan ketika benar-benar berada di kantin.
Bagaimana, apakah Anda tertarik bersantap di resto dengan suasana kantin ini?
Berita Terkait
-
CERPEN: Catatan Krisis Demokrasi Negeri Konoha di Meja Kantin
-
Selamatkan Bumi dari Sekolah: 5 Alasan Pendidikan Lingkungan Harus Dimulai dari Kebiasaan Jajan
-
Menkeu Purbaya Makan di Kantin DJP, Gaya Merakyatnya Disorot Pedagang UMKM
-
Geger Keracunan Massal, Program Makan Bergizi Gratis Didesak Setop, Kantin Sekolah Jadi Solusi?
-
Gantikan Sarapan Bergizi Gratis, Pramono Luncurkan Revitalisasi Kantin Sehat di Tiga Sekolah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis
-
Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet