Suara.com - Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas Lampung Subakir menyatakan atraksi dan hiburan gajah jinak yang menjadi daya tarik wisatawan di taman nasional di Kabupaten Lampung Timur sudah dibuka kembali bagi pengunjung.
Menurut Subakir di Lampung Timur, Minggu (15/5/2016), hiburan dan atraksi gajah jinak di Pusat Konservasi Gajah (dulu, Pusat Latihan Gajah/PLG) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang sebelumnya dihentikan, saat ini sudah dibuka kembali bagi pengunjung masyarakat umum.
"Sekarang sudah boleh, pengunjung bisa menikmati atraksi dan hiburan gajah ini lagi," ujarnya.
Sebelumnya, atraksi dan hiburan gajah ini dihentikan, karena penerimaan dana dari atraksi gajah tersebut belum diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak.
PP No 12 Tahun 2014 itu hanya mengatur tentang tarif masuk pengunjung dan tarif kendaraan, sedangkan tarif hiburan gajah belum diatur dalam PP tersebut.
Subakir menjelaskan hiburan dan atraksi gajah di TNWK dibuka kembali atas permintaan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang ingin menjadikan TNWK sebagai destinasi wisata dunia.
Dia menegaskan PP No 12 Tahun 2014 yang belum mengatur tarif hiburan dan atraksi gajah tersebut kini tengah direvisi agar hiburan gajah itu bisa kembali dibuka.
"Sambil menunggu PP selesai direvisi, bisa jalan saja hiburan dan atraksi gajah ini," katanya lagi.
Setiap tahun TNWK khususnya dengan daya tarik atraksi gajah itu ramai dikunjungi wisatawan.
Pada 2013, jumlah pengunjung yang datang ke TNWK mencapai 13.302 orang, dengan rincian 12.936 orang dari berbagai daerah di Indonesia, dan warga negara asing (turis mancanegara) mencapai 339 pengunjung.
Sedangkan pada 2014, jumlah pengunjung mencapai 24.001 orang, dengan rincian pengunjung dari Indonesia sebanyak 23.798 orang, dan wisatawan asing mencapai 203 pengunjung. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin
-
Gaji Rp8 Juta Masuk Berpenghasilan Rendah, Ini 5 Hak Istimewa Beli Rumah Subsidi yang Bisa Didapat
-
Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?
-
Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna
-
3 Zodiak Paling Hobi Overthinking, Sering Kepikiran Hal Sepele
-
5 Pelembap Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review Jujur Pengguna