Suara.com - Pasar terapung Lok Baintan menjadi salah satu tujuan yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Banjar, Kalimantan Selatan. Pasar terapung di atas Sungai Martapura yang terletak di Desa Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk ini sudah berumur puluhan tahun.
Kunikan aktivitas para pedagang di atas jukung atau perahu tanpa mesin menjadi daya tarik tersendiri. Selain aktivitas jual beli serta kehidupan masyarakat di tepi Sungai Martapura, pengunjung juga bisa menikmati wisata kuliner khas Banjar di sana. Tak heran jika objek objek wisata sungai yang dimiliki Kabupaten Banjar itu selalu dikunjungi puluhan wisatawan yang sedang berkunjung ke Banjar.
Wakil Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Banjar, Nur Gita Tiyas meminta dukungan pelestarian pasar terapung "Lok Baintan".
"Kami minta dukungan seluruh pihak agar bisa terus melestarikan pasar terapung 'Lok Baintan' sehingga tetap terpelihara," ujarnya di lokasi pasar terapung itu, Kamis.
Menurut istri Wakil Bupati Banjar itu, tanpa perhatian, kepedulian dan dukungan seluruh pihak maka keberadaan pasar unik tersebut tidak akan dikenal dan justru ditinggalkan.
"Harapan kami, kepedulian seluruh pihak semakin memperkenalkan pasar terapung dan generasi ibu-ibu penjual tetap semangat berjualan meski di atas sungai," ucapnya.
Dia mengatakan, pasar terapung ini bukan satu-satunya tujuan wisata yang bisa dikunjungi saat berada di banjar. Objek wisata lain yang bisa dikunjungi di antaranya Rumah Tradisional Banjar di Teluk Selong yang memiliki ciri khas rumah-rumah suku Banjar.
Pengunjung juga bisa berburu batu mulia hasil karya perajin batu mulia dan Lembaga Pengembangan Sertifikasi Batu Mulia (LPSB) di Martapura.
Sejumlah kedai makan yang menjual berbagai makanan khas Banjar, seperti soto Banjar juga sayang dilewatkan saat berkunjung ke Kalimantan Selatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
-
Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU