Suara.com - Manfaat kesehatan mengonsumsi buah-buahan sudah sering kita dengar. Mulai dari melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh sehingga terhindar dari risiko berbagai penyakit metabolik.
Namun perlu Anda ketahui bahwa ternyata tak semua buah memiliki manfaat yang optimal. Ada beberapa buah yang benar-benar unggul, karena memenuhi semua kriteria, tetapi ada pula yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan karena kandungan gula yang begitu tinggi.
Nah, sebelum memilih buah yang akan dikonsumsi, pakar gizi dr Fiastuti Witjaksono, SpGK dari FKUI RSCM mengatakan, ada beberapa kriteria yang harus menjadi pertimbangan. Berikut empat kriteria yang harus Anda ketahui sebelum memilih buah yang akan dikonsumsi.
1. Kepadatan nutrien
Ini merupakan kriteria pertama yang harus Anda lihat saat memilih buah yang akan dikonsumsi. Fiastuti mengatakan ada beberapa buah yang mengandung berbagai nutrien lengkap yang dibutuhkan tubuh, salah satunya kiwi.
"Kiwi mengandung serat dalam jumlah tinggi, Vitamin C Vitamin E, asam folat, dan enzim pencernaan yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu kepadatan nutrisi kiwi lebih tinggi dibandingkan apel, jeruk, dan buah-buahan lainnya," ujarnya pada temu media 'Awali Sehatmu dengan Kiwi Zespri' di Jakarta, Rabu (25/5/2016).
2. Indeks glikemik
Indek glikemik adalah kemampuan makanan dalam meningkatkan kadar gula darah. Menurutnya, buah yang baik untuk dikonsumsi adalah buah yang memiliki indeks glikemik rendah seperti kiwi, apel hijau, berries, dan lemon. Sedangkan buah dengan kadar gula yang tinggi antara lain pisang, semangka, melon, nanas, mangga, jeruk, plum, dan anggur.
"Buah-buahan yang indeks glikemik rendah tidak menyebabkan gula darah langsung melonjak sehingga risiko mengidap berbagai penyakit akan semakin rendah," jelas Fiastuti.
3. Enzim pencernaan
Selain itu, kriteria lain yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan buah yang akan dikonsumsi adalah enzim pencernaan. Pada pepaya misalnya terdapat enzim papain, sedangkan pada kiwi terdapat enzim actinidin, enzim bromelain pada nanas, dan enzim katalase, pektinase terdapat pada kentang, tomat, dan apel.
"Adanya enzim pencernaan dapat membantu tubuh mencerna makanan dan membantu menjaga kesehatan saluran cerna," tambahnya.
4. Kandungan serat
Fiastuti mengatakan bahwa kandungan serat tinggi dalam buah dapat membantu usus mencerna makanan secara bertahap. Sedangkan pada buah yang kandungan seratnya rendah maka dapat membuat usus mencernanya dengan cepat yang pada gilirannya memicu lonjakan gula darah secara drastis.
"Serat dalam kiwi hijau lebih besar dibandingkan pisang dan apel. Sehingga mengonsumsi kiwi setiap hari sangat baik untuk memperlancar saluran cerna yang juga berdampak pada penurunan risiko kanker usus," jelasnya.
Sedangkan buah-buahan yang termasuk rendah serat antara lain melon, anggur, dan semangka.
Berita Terkait
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
-
Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?
-
Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari
-
7 WNI Terombang Ambing di Perairan Zhuhai China, Terjebak di Kapal MV Star Janet
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN