Suara.com - Pernahkah membayangkan, nikmatnya berjemur di pantai sambil menikmati es krim yang lezat? Bahkan, Anda tak harus pergi jauh untuk membeli es krim, tapi cukup duduk di bangku tepi pantai, dan sebuah drone atau pesawat tanpa awak yang mengantarnya di atas kepala Anda.
Ya, inilah yang dihadirkan oleh kedai es krim bernama Rock & Ices. Kedai es krim ini mengatakan bahwa mereka baru saja sukses melakukan percobaan awal mereka, melakukan pengiriman es krim dengan drone di sepanjang tepi laut Mablethorpe, pantai yang memiliki 'pasir emas' sepanjang hampir 4 mil di Inggris.
Saat ini, mereka masih menunggu persetujuan keamanan resmi dari Otoritas Penerbangan Sipil untuk meluncurkan layanan 'gelato terbang' terbaru mereka.
Kedai es krim ini memutuskan untuk memperkenalkan layanan pengantaran es krim dengan drone, setelah mereka menyadari bahwa sebenarnya banyak pelanggan yang ingin mengonsumsi es krim saat berjemur, namun enggan pergi untuk mendapatkannya ke kedai es krim, karena bisa mengganggu waktu berjemur mereka.
Jadi, mereka memutuskan untuk memberikan apa diinginkan semua orang. Pemesanan es krim dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi smartphone yang dinamakan 'Ice Me'. Ada enam varian es krim yang ditawarkan, termasuk menu andalan mereka, yakni 99s yang dijual 1,20 pound atau sekitar Rp20 ribuan.
Pengiriman juga memanfaat GPS dan dikirim ke pantai dengan drone seharga 4.000 pound atau kisaran Rp66 ribuan. Tak perlu khawatir tentang biaya pengiriman dengan drone, karena layanan ini gratis.
"Kami sering ditanya tentang layanan antar es krim ke pantai dan dengan cuaca buruk di awal musim, kita mencari cara untuk membantu pengunjung resor menikmati lebih banyak waktu berjemur di pantai," kata Nigel Stephenson, Direktur Rock & Ices seperti dilansir dari Metro, Rabu (13/7/2016).
Ia melanjutkan bahwa pertama kali dirinya melihat, bagaimana seseorang dari jarak jauh bisa memesan es krim dan seperti kebanyakan orang, yang saat ini menggunakan aplikasi untuk segala sesuatu, maka ia berpikir bahwa kedai es krimnya juga harus memiliki sebuah aplikasi.
"Kami kemudian harus menemukan solusi untuk biaya yang efektif agar bisa mengantar es krim untuk pelanggan di pantai. Kami mengembangkan teknologi pesawat tanpa awak dengan bantuan TheDroneMan.net," ungkapnya lagi.
Drone ini mampu membawa berat mencapai 1,2 kilogram, yang setara dengan 10 es krim mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona