Suara.com - Saat ini perusahaan teknologi hingga startup tercatat mendapatkan minat serta antusiasme lebih dari pencari pekerjaan. Hal ini dibuktikan dengan makin banyaknya kalangan profesional hingga millenial yang kemudian memilih untuk bekerja di perusahaan tersebut.
Yang menarik adalah ternyata banyak hal yang menentukan mengapa pada akhirnya perusahaan tertentu bisa mendapatkan perhatian lebih dari kandidat dibandingkan dengan perusahaan lainnya.
Artikel berikut ini akan mengupas 4 cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk menarik lebih banyak minat pencari kerja melamar di perusahaan Anda yang disampaikan Chandra Ming, CEO Karirpad.
Kultur perusahaan
Salah satu alasan mengapa pada akhirnya banyak perusahaan rintisan lebih banyak diminati oleh kandidat adalah, kultur perusahaan yang lebih terbuka dan tidak ada batasan atau birokrasi. Kultur perusahaan tersebut pada akhirnya mampu membuat karyawan bekerja lebih produktif, santai dan tentunya bisa melakukan perubahan hingga adaptasi lebih mudah.
Jika saat ini perusahaan Anda telah berdiri cukup lama, coba koreksi dan adopsi kultur perusahaan terkini yang pada akhirnya mampu menarik lebih banyak minat kandidat baru. Tunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki fasilitas, kebiasaan dan kultur perusahaan yang nyaman untuk kandidat baru.
Adopsi teknologi
Saat ini telah terbukti teknologi bukan hanya membantu namun juga mempermudah dan mempercepat proses pekerjaan, dengan alasan itulah jika perusahaan Anda ingin mendapatkan perhatian lebih kepada kandidat, pastikan untuk melengkapi semua fasilitas dengan perangkat terkini dan teknologi terupdate.
Terapkan juga standar seperti komunikasi, presentasi dan lainnya menggunakan aplikasi hingga software yang tepat untuk membantu karyawan. Hal-hal sederhana yang bisa dilakukan diantaranya adalah fasilitas laptop serta kebebasan karyawan untuk membawa peralatan atau perangkat sendiri yang bertujuan untuk memudahkan pekerjaan.
Ciptakan ruang kerja yang menyenangkan
Tinggalkan gaya kantor lama yang memisahkan karyawan satu dengan lainnya, dan mulailah terapkan ruangan kantor terbuka untuk karyawan Anda. Jika memungkinkan tambahkan hiasan atau dekorasi cerah dan menyenangkan disudut-sudut ruangan agar suasana kerja bisa lebih menyenangkan.
Saat ini sudah banyak juga perusahaan yang membuat ruangan istirahat yang luas dilengkapi dengan vending machine, ruang santai dan lainnya. Selain menyenangkan fasilitas tersebut terbukti bisa meningkatkan produktivitas karyawan.
Jam kerja yang fleksibel
Saat ini sudah banyak perusahaan yang memberlakukan jam kerja yang efisien kepada karyawan tentunya dengan persyaratan pekerjaan bisa diselesaikan dengan tepat waktu, hal ini ternyata cukup membantu membuat karyawan bekerja lebih santai dan terhindar dari stress rutinitas. Hal lain yang juga sudah banyak dilakukan adalah memberlakukan jam kerja yang fleksibel yaitu membolehkan karyawan untuk bekerja di rumah.
| Published by Karirpad.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Selamat! 12 Finalis Desainer Muda IYFDC 2026 Terpilih, Berpeluang Sekolah Mode di Italia
-
Chatib Basri dari Partai Apa? Diisukan Jadi Menkeu Baru
-
Niat Puasa Daud: Makna, Tata Cara, dan Keutamaannya dalam Islam
-
Berapa Harga Parfum Chanel? Ini Kisarannya dan 3 Merek Lokal yang Tak Kalah Wangi
-
Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban
-
Budi Gunadi Sadikin Gelarnya Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu
-
4 Sepeda Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 60 Km, Bantu Hemat Biaya Bensin
-
Pertamax Naik, Ini Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026
-
Berapa Lama Durasi Mandi yang Ideal? Dokter Ungkap Batas Waktu yang Disarankan
-
Harga Bahan Baku Naik Terus? Ini Trik Cerdas UMKM Tetap Cuan Meski Inflasi