Suara.com - Berdasarkan sebuah jajak pendapat ternyata hampir seperlima orang tua mengaku merasa menyesal atas nama anak yang dipilihnya di masa lalu.
Lantas, apa penyebab paling umum mereka menyesal? Hasil jajak pendapat ini menemukan 25 persen dari mereka merasa bahwa nama anak yang mereka pilih ternyata sudah banyak digunakan oleh orang lain atau 'pasaran'. Sementara 11 persen mengatakan mereka menyesali pilihan mereka, karena ejaan atau pengucapan masalah.
Survei yang dilakukan oleh situs parenting Mumsnet ini juga menemukan bahwa 18 persen dari orang tua yang merasa menyesal atas nama anak yang mereka pilih, 2 persennya memilih untuk mengubah nama anak mereka.
Selain itu, hampir sepertiga atau 32 persen dari orangtua mengatakan mereka menyesal dengan nama pertama anak mereka pada enam minggu setelah memberi nama. Selanjutnya 23 persen mengatakan penyesalan dimulai ketika anak mereka mulai sekolah.
Dan yang cukup mengejutkan, 12 persen mengatakan penyesalan bahkan dirasakan sebelum anak mereka lahir dan mereka sadar bahwa pilihan nama tersebut terasa ganjil atau salah.
Nama yang paling sering disesali oleh banyak orang tua adalah Charlotte, Amelia, Anne, Daniel, Jacob, James dan Thomas.
Menurut Kantor Statistik Nasional, Amelia adalah nama yang paling umum untuk anak perempuan pada 2015, sedangkan untuk anak laki-laki adalah Oliver.
Beberapa ibu juga mengaku bahwa mereka menyesal memberi nama anak yang terinspirasi dari kelompok teroris saat bayinya lahir, dan yang lainnya juga menyesal mengambil nama Elsa dari film animasi Disney, Frozen.
"Memilih nama bayi Anda adalah hal pertama yang dilakukan orang tua baru, sehingga nama bayi kerap menjadi suatu penyesalan bagi banyak orangtua. Anda biasanya berusaha keras mencari nama atau mencoba untuk menyenangkan beberapa orang sekaligus, dan akhirnya menyadari bahwa nama yang sudah Anda pilih itu salah," kata Justine Roberts pendiri Mumsnet. (Independent.co.uk)
Berita Terkait
-
Survei CISA: 81,2 Persen Masyarakat Tolak Polri di Bawah Kementerian
-
Waspada Grooming Online: Pentingnya Orangtua Cek Pergaulan Digital Anak
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Survei Bank Indonesia : Kegiatan Dunia Usaha Masih Lesu
-
Survei: Mayoritas Publik Optimistis Reformasi Budaya Polri Terjadi di Tahun 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
4 Serum Lokal untuk Atasi Kulit Kendur, Wajah Jadi Lebih Muda
-
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Pipi? Ini 4 Rekomendasi Produk yang Aman dan Multifungsi
-
Megah! Mal Ini Disulap Jadi Taman Bunga Raksasa Sambut Imlek 2026, Intip Dekorasi Cantiknya
-
7 Bedak Paling Laris di Shopee, Cocok untuk Tutupi Flek Hitam dan Kerutan
-
Apakah Boleh Bayar Utang Puasa Ramadan setelah Nisfu Syaban? Simak Penjelasannya
-
Terpopuler: Teka-teki Ayah Ressa Anak Denada hingga Lipstik untuk Usia 60 Tahun
-
7 Rekomendasi Produk Skincare Yang Bantu Atasi Bopeng di Wajah
-
Membangun Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini Lewat Peran Guru dan Komunitas Sekolah
-
5 Pilihan Investasi untuk Ibu Rumah Tangga dengan Modal Receh
-
5 Produk Eksfoliasi Mandelic Acid untuk Atasi Flek Hitam, Cocok untuk Kulit Sensitif