Suara.com - Foto prewedding atau pernikahan yang dilakukan di pantai, dengan kaki telanjang, bermain pasir dengan matahari terbenam, mungkin sudah biasa. Tapi, yang dilakukan oleh pasangan yang senang berpetualang ini cukup mengejutkan. Mereka melakukan sesi pemotretan di gunung berapi Kilauea, Big Island.
Foto-foto cantik pun mereka dapatkan atas saran seorang fotografer bernama Jenni Lee. Saat itu, Lee mengatakan, dirinya ingin melakukan pemotretan pernikahan dengan menampilkan gunung berapi.
Jadi, bulan lalu, saat lava dari Kilauea mulai mengalir ke lautan di pantai tenggara Big Island, dia memutuskan bahwa inilah waktu yang tepat.
Lee mengatakan kepada The Huffington Post bahwa dia bangga akan keunikannya dan senang karena melakukan pemotretan yang cukup berani. Semua yang ia lakukan hanyalah untuk membuat mimpi tujuannya menjadi kenyataan, yakni memotret pasangan sambi berpetualang.
Untungnya, dia menemukan pasangan pengantin baru Lauren dan Alex, yang bersedia mendaki tiga mil untuk sampai ke lava, berdiri bertelanjang kaki di batu yang tajam dan tidak rata. Serta berada bersama tembakan lava cair dengan suhu 2 ribu derajat.
Tim memulai perjalanan mereka pada pukul 3.30 pagi tanggal 11 Agustus, jadi saat mereka tiba dialiran lava, suasana masih cukup gelap. Lee mengatakan bahwa dini hari adalah waktu yang sempurna untuk memotret Lauren dan Alex dengan latar belakang lava.
"Saat lava menggelegak ke arah pantai, sungai-sungai kecil dari magma melepaskan diri dan bersinar merah terang sebelum menjadi dingin dan keras. Anda bisa merasakan panas yang memancar dari dalam," kata dia.
Lee benar-benar mengambil foto pasangan itu dengan latar belakang yang sangat cantik di mana lava baru saja mengalir ke laut dan menciptakan lahan baru.
Setelah selesai mengambil foto, pengantin baru ini lantas menebarkan bunga ke Pele, Dewi Gunung Berapi di Hawaii, sebagai tanda menghormati budaya Hawaii.
"Kami memberikan semua bunga yang kami pakai untuk pemotretan ke pulau agar mereka kembali ke Madame Pele," kata Lee.
Vulkanologi Ken Rubin, Ketua Universitas Departemen Geologi Hawaii, mengatakan hiking ke gunung Kilauea yang mengeluarkan aliran lava bukanlah suatu hal yang dilarang. Tapi, pendaki tetap harus ekstra hati-hati ketika menjelajahi Kilauea dan perlu memiliki penelitian lebih dalam tentang daerah yang akan didatangi.
"Tapi untuk saya sepertinya masih banyak cara yang menyenangkan untuk merayakan pernikahan yang dilakukan secara aman," kata Rubin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?
-
5 Cara Layering Serum yang Tepat agar Wajah Glowing dan Skincare Bekerja Maksimal
-
Apa Bedanya Butter dan Margarin? Sering Dikira Sama padahal Beda Fungsinya
-
Fenomena Udang Naik ke Daratan Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ekosistem Sungai, Mengapa?
-
2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?
-
3 Krim Apotek Pencerah Wajah Tanpa Resep Dokter, Ampuh Hempas Noda Hitam
-
5 CCTV Bentuk Bohlam Lampu yang Praktis, Tinggal Putar dan Bisa Lihat Seluruh Ruangan
-
4 Rekomendasi Body Mask Lokal untuk Kulit Lembut Cerah Merata, Lengkap dengan Review