Suara.com - Anda tentu sering mendengar ungkapan 'Beauty is Pain'. Ya, kita kerap melakukan berbagai hal hanya untuk terlihat cantik, tak peduli ini dapat mempengaruhi kesehatan kita. Mulai dari sepatu hak tinggi untuk menunjang fashion atau menyempitkan celana jeans agar terlihat ketat.
Banyak pakaian atau aksesoris yang ternyata memiliki dampak kesehatan yang buruk bagi si pemakainya. Misalnya, pewarna tekstil beracun yang sarat dengan bahan kimia, material kain yang membuat bakteri dan jamur berkembang biak dengan mudah hingga sepatu yang menyakitkan kaki.
Berikut lima pakaian dan akasesoris yang pelan-pelan bisa 'membunuh' Anda, dilansir dari Huffingtonpost, Jumat (16/9/2016).
1. Pakaian yang terlalu ketat
Kita semua pasti memiliki skinny jeans. Celana yang cukup ketat ini telah dikaitkan dengan banyak risiko kesehatan, mulai dari rasa panas di bagian perut, kerusakan testis dan sindrom kompartemen, sebuah kondisi yang dapat mengancam jiwa, di mana adanya tekanan yang menumpuk di bagian otot.
Tapi masalah kesehatan di atas bukan hanya salah celana jeans Anda. Shapewear (jenis pakaian dalam untuk membentuk tubuh) atau pakaian kompresi (pakaian pas badan yang sering digunakan atlet) juga dikaitkan dengan kerusakan saraf.
Jadi sebaiknya, tetaplah bergaya tanpa mengorbankan kesehatan Anda dengan memilih kain yang cukup elastis dan longgar. Jika terasa terlalu ketat, pilih baju atau celana dengan ukuran berbeda atau naik satu ukuran di atasnya. Ingat bahwa pakaian dibuat untuk menyesuaikan bentuk tubuh Anda, bukan sebaliknya. Jika terlalu sempit, jangan memakainya.
2. Material kain yang buat kulit sulit bernapas
Studi terbaru menunjukkan bahwa iritasi kulit (yang dikenal sebagai dermatitis) sering disebabkan oleh kain wol dan kain sintetis. Pertumbuhan jamur berlebih, seperti pada kaki seorang atlet, telah dikaitkan dengan pakaian dan sepatu yang membuat kulitnya sulit bernapas.
Hal ini terjadi karena kelembaban menjadi terjebak di dalam kulit Anda. Ketika Anda panas dan berkeringat, ini menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri dan jamur. Sebaliknya, pilih material kain alami seperti katun yang memungkinkan udara bersirkulasi.
3. Sepatu tidak mendukung dengan baik
Sepatu hak tinggi dapat menyebabkan misalignment dari postur tubuh, yang dapat pada akhirnya menyebabkan kerusakan jangka panjang pada lutut, tulang belakang, dan pinggul. Tidak hanya sepatu hak tinggi, sandal jepit yang Anda kira adalah alas kaki paling nyaman juga telah dikaitkan sakit di sekitar kaki, pergelangan kaki dan sakit lutut.
Dan, menggunakan flat shoes (sepatu datar tanpa hak) yang tidak memiliki kemampuan mendukung kaki dengan baik juga bisa menyebabkan beberapa masalah. Ingin tahu bagaimana untuk cara memilih sepatu berikutnya tanpa merusak tubuh? Pilih sepatu dengan dukungan lengkungan yang baik dan ukuran yang sesuai dengan kaki.
4. Pewarna pakaian sarat bahan kimia berbahaya
Pernahkah Anda berpikir bahwa selama ini sudah menempatkan bahan-bahan kimia beracun dalam tubuh, hanya karena menggunakan t -shirt favorit Anda? Bahan kimia seperti formalin, digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan menghambat kerutan, serta p - Phenylenediamide yang sering ditemukan pada pakaian hitam dan pewarna material kulit, termasuk dalak 14 besar bahan kimia yang ditemukan dalam produk-produk pakaian manufaktur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pulang dari Malaysia, Eks PMI Asal Indramayu Sukses Bangun UMKM Berkat Dukungan BRI
-
6 Sepatu Lari Lokal Warna Biru dengan Teknologi Penunjang Kenyamanan
-
Berapa Nilai Transfer Elkan Baggott ke Millwall FC? Tembus Rekor Pribadi!
-
Cegah Penyalahgunaan Transaksi, BRI Perketat Klasifikasi Rekening Aktif Hingga Dormant
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian
-
Tragis! Dua Bocah yang Hilang di Irigasi Singomerto Ditemukan Tewas, Terseret hingga 3,5 Km
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja