Suara.com - Cina sedang membangun replika RMS Titanic, kapal legendaris yang tenggelam di Atlantik pada April 1912 silam, demikian diwartakan CNN akhir pekan lalu. Uniknya replika ini dibuat dengan ukuran dan fitur-fitur yang sama persis dengan kapal nahas tersebut.
Pembangunan kapal replika ini dimulai pekan lalu, meski perencanannya telah digagas dua tahun lalu. Kapal ini panjangnya mencapai 269 meter dan lebarnya 28 meter. Ia akan dilengkapi dengan ballroom, teater, kolam renang, dan kamar-kamar tidur.
Dana yang dihabiskan untuk pembangunan kapal itu sekitar 1 miliar yuan atau setara dengan Rp1,8 triliun.
Berbeda dengan RMS Titanic yang karam meski sebelumnya diklaim tak akan bisa tenggelam, replika Titanic bisa dipastikan tidak akan mencium dasar laut. Alasannya karena kapal ini dibangun di daratan yang berjarak 1.200 kilometer dari laut dan tidak akan pernah benar-benar berlayar di lautan.
Alih-alih replika Titanic ini hanya akan parkir di tepi Sungai Qijiang, Kota Daying, Provinsi Sichuan. Kapal replika ini memang dibangun sebagai bagian dari pengembangan daya tarik wisata Daying. Sebagian dana pembangunannya juga dibiayai oleh pemerintah setempat.
"Setelah RMS Titanic karam, tak ada yang pernah melihat cetak birunya secara utuh," kata Su Shaojun, kepala pendanaan proyek itu.
"Banyak potongan cetak biru kalap itu dipegang oleh para kolektor dan tak pernah ditemukan. Kami menghabiskan beberapa tahun untuk mengumpulkan desain lengkap kapal itu dan berhasil mendapatkan sebagian besar rancangannya," imbuh dia.
Tetapi Cina bukan negara pertama yang berambisi menghidupkan lagi RMS Titanic. Jutawan Australia, Clive Palmer rencananya pada tahun ini meluncurkan Titanic II, replika RMS Titanic, tetapi yang benar-benar bisa berlayar di lautan.
Sayang, media-media Australia melaporkan bahwa rencana itu telah diundur dan kabarnya perusahaan yang ditugaskan membangun kapal itu telah menghentikan pekerjaan mereka.
Berita Terkait
-
Kisah Tragis Hosono Masabumi: Selamat dari Titanic Tapi Dikutuk Disumpahi Rakyat Jepang
-
Kapal Selam Wisata Titanic Dinyatakan Meledak, Pilot hingga Penumpang Tewas
-
Ada Suara Misterius dalam Pencarian Kapal Selam Titanic yang Hilang di Samudra Atlantik
-
Jam Saku dari Kapal Titanic Terjual Rp1,8 Miliar
-
Arloji Milik Petugas Kapal Titanic Terjual Hampir Rp 2 M dalam Lelang
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!