Baca Cepat:
Hosono Masabumi satu-satunya warga Jepang yang samat dari tragedi Titanic
Sepulangnya ke Jepang malah dihina dan dicemooh masyarakat
Dia dianggap mengkhianati prinsip Samurai untuk lindungi wanita dan anak-anak
Suara.com - Selamat dari bencana paling fenomenal dalam sejarah maritim dunia seharusnya menjadi sebuah anugerah. Namun bagi Hosono Masabumi (1870-1939), itu justru menjadi bencana mengerikan.
Hosono Masabumi adalah satu-satunya penumpang Jepang yang selamat dari tenggelamnya RMS Titanic.
Tapi, keberhasilannya lolos dari maut justru menjadi awal dari penderitaan seumur hidup yang dipenuhi aib dan cemoohan.
Hosono adalah seorang pegawai negeri sipil yang berkarir di bidang teknik perkeretaapian.
Setelah menyelesaikan studi tentang sistem kereta api di Rusia, ia berencana pulang ke Jepang melalui rute yang tidak biasa: Inggris.
Dari sanalah takdir membawanya menaiki kapal legendaris, RMS Titanic.
Meskipun Hosono berhasil selamat, pengawasan ketat dan cibiran yang ia alami selama sisa hidupnya terbukti sangat berat.
Dituduh egois di Amerika Serikat dan dicap sebagai pengecut di negara asalnya, Jepang, butuh waktu hampir 60 tahun setelah kematiannya hingga nama Hosono dan seluruh keluarganya terbebas dari rasa malu yang dipaksakan oleh masyarakat.
Malam Jahanam dan Perjuangan Bertahan Hidup
Baca Juga: Count To Love oleh BoyNextDoor: Frustasi Hadapi Hubungan Penuh Pertengkaran
Hosono menaiki Titanic pada 10 April 1912 sebagai penumpang kelas dua.
Pada malam tanggal 14 April, kapal megah itu menabrak gunung es dan mulai tenggelam.
Meskipun dibangunkan oleh seorang pramugara, Hosono awalnya dilarang naik ke dek sekoci karena kru kapal menganggapnya penumpang kelas tiga berdasarkan penampilannya sebagai orang Asia.
Ia mematuhi perintah itu pada awalnya, namun kembali mencoba menegaskan statusnya sebagai penumpang kelas dua.
Ia kembali ditolak, tetapi akhirnya berhasil menyelinap melewati kru ketika para penumpang kelas dua lainnya mulai bergerak menuju dek atas.
Setibanya di dek, ia menyaksikan pemandangan tragis tenggelamnya kapal dan peluncuran sekoci-sekoci penyelamat.
Berita Terkait
-
Count To Love oleh BoyNextDoor: Frustasi Hadapi Hubungan Penuh Pertengkaran
-
Padahal Negara Teknologi Tinggi, Tapi Diplomat Jepang Beri Jempol Buat QRIS RI: Kami Kalah Jauh!
-
Jepang Tantang Italia di Final Piala Dunia Voli U-21 Putri Usai Libas Bulgaria
-
Sinopsis Romantic Anonymous, Drama Shun Oguri dan Han Hyo Joo di Netflix
-
Steak Ala Jepang yang Meleleh di Lidah: Wagyu Zabuton dengan Negi Butter Sauce
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan