Suara.com - Meski periode menstruasi sudah dialami oleh semua perempuan berulang kali setiap bulannya, tapi nyatanya masih banyak kesalahan tertentu yang dilakukan oleh kaum Hawa ketika mestruasi tiba.
Menstruasi yang Anda alami sebenarnya adalah hal yang kompleks, karena melibatkan banyak bagian dalam tubuh mulai dari pikiran, kelenjar pituitari, rahim dan leher rahim, ovarium, saluran tuba hingga vagina.
Jika Anda melakukan kesalahan saat menstruasi, ini bisa menyebabkan kerusakan pada bagian-bagian tubuh Anda tersebut, yang juga dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan dalam jangka panjang.
Banyak dari kita sulit tidur selama menstruasi, karena nyeri dan kram perut yang dialami. Padahal tidur sangat penting untuk memperbaiki tubuh. Tidur yang kurang dapat membahayakan tubuh dan menyebabkan peradangan, juga bisa membuat kita stres.
Tidur selama 7- 8 jam tidur saat menstruasi sangat penting. Ini akan membantu mengatasi perubahan suasana hati dan membantu Anda untuk melawan kram dan nyeri pada perut.
Banyak perempuan yang juga berhenti olahraga selama menstruasi. Ya, olahraga tertentu mungkin bisa menjadi fatal ketika dilakukan saat menstruasi, seperti membahayakan rahim.
Tapi alasan ini bukan berarti Anda harus benar-benar berhenti berolahraga saat menstruasi. Anda bisa melakukan latihan ringan, seperti berjalan kaki. Ini akan membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih baik dan bisa melawan kram, serta perubahan suasana hati.
Tak hanya itu, saat menstruasi banyak perempuan yang meningkatkan asupan kopi. Membatasinya atau meninggalkan kopi selama menstruasi cukup penting, agar Anda tidak cepat mengalami dehidrasi dan sakit kepala. Mengonsumsi kopi saat menstruasi juga menyebabkan masalah dengan pola tidur Anda dan menyebabkan kecemasan, juga perubahan suasana hati.
Melakukan douching atau mencuci vagina dengan cara menyemprotkan air ke dalamnya juga hal yang tak dianjurkan, khususnya dalam masa menstruasi. Cara ini memang bisa menyingkirkan bau, tapi hanya untuk sementara.
Sayangnya, penelitian membuktikan bahwa hal tersebut dapat menyebabkan masalah dalam jangka panjang. Hal ini karena douching mengganggu keseimbangan pH alami dalam vagina dan dapat menyebabkan infeksi dalam jangka panjang. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan