Anggota tim cagar budaya Kota Malang, Dwi Cahyono mengatakan, Prasasti Wurandungan/Kanuruhan B yang memuat informasi mengenai penetapan Wanua Panawjyan sebagai ‘Desa Perdikan (Sima)’ dapat dialternasikan sebagai petanda bagi Hari Jadi Polowijen.
Dikatakan Dwi, penetapan ‘status sima Panawjayan’, yakni pada hari Rabo Wage, tanggal 10 paro terang (suklapaksa), pada bulan Palguna, tahun Saka 865. Jika dikonfersikan dalam tarikh masehi, tanggal ini menjadi 7 Nopember 944 Masehi.
"Tepatlah kiranya untuk dijadikan sebagai petanda waktu, lantaran memuat suatu momentum historis bagi Desa Polowijen," kata Dwi di Malang, Jawa Timur, Kamis (6/4/2017).
Dwi yang juga arkeolog Universitas Negeri Malang itu, meminta ada baiknya desa Polowijen memiliki kepedulian terhadap perjalanan sejarah luhur desanya. Antara lain, dengan mengadakan ‘Perhelatan Seni Budaya Kampung’, yang dilaksanakan pada momentum waktu tertentu.
"Secara periodik kelak warga kampung Polowijen memperingati sebagai apa yang disebut dengan Hari Jadi Polowijen,” kata Dwi.
Sarasehan 'Mencari Hari Jadi Polowijen' adalah rangkaian kegiatan Persemian Kampung Budaya Polowijen yang bersamaan dengan HUT Kota Malang ke-103. Peresmian Kampung Budaya Polowijen dilakukan oleh Wali Kota Malang, Ir. H. Mochamad Anton (Abah Anton) di Polowijen, Kota Malang, 02 April lalu.
Berita Terkait
-
'Panawijyan' Ada di Prasasti Tamraprasasti Wurandungan Kanyuruhan
-
Inilah Sejarah Kuno Kampung Budaya Polowijen di Malang
-
Tarian Kolosal Topeng Grebeg Jowo Warnai Peresmian Polowijen
-
DPRD Berharap Kampung Polowijen Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif
-
Wayang Topeng Malang Meriahkan Peresmian Kampung Polowijen
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran