Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan empat jenis mi instan asal Korea, Samyang, yang mengandung unsur babi. Namun, ternyata tak semua mi bermerek tersebut mengandung babi.
Endra Nirwana, Sales & Marketing Manajer PT. Korinus, mengatakan produk Mi Samyang rasa Hot Chicken Ramen dan rasa Cheese yang diimpornya terbebas dari unsur yang dikategorikan tidak halal. Menurut dia, produk Mi Samyang yang dikatakan BPOM mengandung unsur babi diimpor PT Koin Bumi.
"Masyarakat luas khususnya tidak usah khawatir akan kandungan yang merugikan dari Mi Samyang di minimarket yang diimpor oleh PT Korinus. Kami telah mengantongi label halal dari Korea Muslim Federation, dan sedang memproses izin dari MUI," ujar Endra pada konferensi pers di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (21/6/2017).
Dia mengatakan, proses registrasi label halal dari MUI untuk kedua produk Samyang dengan nomor registrasi 16349 sudah mulai didaftarkan PT Korinus sejak 10 bulan yang lalu. Pada 10 Juli mendatang akan dilakukan pre-audit oleh Majelis Ulama Indonesia di pabrik yang memproduksi Samyang di Korea.
Endra juga mengajak masyarakat memerhatikan kemasan saat membeli Mi Samyang agar tidak keliru. Kemasan Mi Samyang Hot Chicken Ramen yang diproduksi PT Korinus berwarna hitam dan varian cheese berwarna kuning dengan penggunaan bahasa Indonesia pada komposisi dan cara memasak yang memudahkan konsumen untuk membacanya.
PT Korinus telah mengimpor dua produk Mi Samyang sejak 2013 silam. Pihaknya telah mengantongi izin edar BPOM sejak 18 April 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin
-
Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya
-
Tradisi Salam Tempel saat Lebaran: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Bank Buka Kapan Setelah Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BCA, hingga Mandiri
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
-
7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi